Pekanbaru (Humas) Kepala KUA Marpoyan Damai, H. Hasbirullah, S.Thi, menerima kunjungan survei lokasi penelitian riset dari tim Institut Kesehatan Helvetia Pekanbaru, pada Rabu (1/7/2026) di Kantor KUA Kecamatan Marpoyan Damai Provinsi Riau.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari penelitian riset bertema “Upaya Pencegahan Stuntiing Pada Calon Penganti Wanita Pra Konsepsi di KUA Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru ” yang dilaksanakan oleh tim Institut Kesehatan Helvetia Pekanbaru. Penelitian terkait “Intervensi Makanan Tambahan Berbasis Ikan Patin dan Multiple Micronutrient Supplementation”.
Perwakilan tim penelitian riset Institut Kesehatan Helvetia Pekanbaru, Rahmi Dzulhijjah, S.Gz., M.Gz, Dosen Prodi S1 Gizi, selaku Ketua, dan didampingi oleh Afrita Yeni, S.ST., M.Kes, Dosen Prodi D-3 Kebidanan, Penti Dora Yanti, S.ST., M.Kes, Dosen Prodi D-3 Kebidanan yang disambut langsung oleh Kepala KUA Marpoyan Damai Hasbirullah dengan penuh keakraban dan suasana kekeluargaan. Dalam pertemuan tersebut, H. Hasbirullah memaparkan berbagai program unggulan dan inovasi layanan yang telah dilaksanakan, khususnya dalam mewujudkan layanan keagamaan yang ramah, mudah diakses, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.
Kepala KUA Kecamatan Marpoyan Damai juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada KUA Marpoyan Damai sebagai salah satu lokasi penelitian. Beliau berharap hasil penelitian tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan layanan KUA yang semakin profesional, humanis, dan inklusif di Indonesia, serta upaya Pencegahan Stuntiing Pada Calon Penganti Wanita Pra Konsepsi di KUA tersebut.
Tim peneliti juga melakukan pengamatan awal terhadap sarana dan prasarana pendukung layanan inklusif serta menggali informasi mengenai Upaya Pencegahan Stuntiing Pada Calon Penganti Wanita Pra Konsepsi di KUA Marpoyan Damai. Hasil survei penelitian riset ini diharapkan dapat menjadi bahan kajian akademik sekaligus referensi pengembangan transformasi layanan KUA yang lebih inklusif di berbagai kecamatan di pekanbaru.