Kepala KUA Labuhan Ratu Semarakkan Apel Akbar dan Dukung Aksi Bersih-Bersih Rumah Ibadah Lintas Agama
16 Jul 2025 | 35 | Penulis : PC APRI Lampung Timur | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Labuhan Ratu (humas KUA) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Labuhan Ratu, H. Solihin Panji, M.Sy., turut ambil bagian dalam Apel Akbar Penyuluh Agama se-Kabupaten Lampung Timur yang dipusatkan di Komplek SMK Nusantara. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Timur, Hj. Ela Siti Nuryamah, M.Ap., dan dihadiri oleh 140 penyuluh lintas agama serta para tamu undangan dari berbagai unsur.
Kegiatan apel yang berlangsung khidmat tersebut dilanjutkan dengan program aksi nyata bertajuk Bersih-Bersih Rumah Ibadah Lintas Agama, sebagai bentuk implementasi semangat kebersamaan dan moderasi beragama. Program ini melibatkan para penyuluh dari berbagai agama yang secara serentak melakukan aksi kebersihan di tempat-tempat ibadah, seperti masjid, gereja, dan pura yang tersebar di wilayah Kecamatan Labuhan Ratu.
Kepala KUA Labuhan Ratu, H. Solihin Panji, M.Sy., tak hanya hadir sebagai peserta apel, tetapi juga terjun langsung ke lapangan mendampingi para penyuluh. Ia menyatakan bahwa aksi bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan fisik, melainkan simbol kuat kerja sama antarumat beragama dalam menjaga lingkungan spiritual yang bersih, sehat, dan harmonis.
"Kegiatan ini menunjukkan wajah asli Indonesia, khususnya Lampung Timur, yang rukun dan saling menghargai. Ini adalah dakwah dalam bentuk tindakan nyata, bukan hanya ceramah. Saya bangga bisa ikut mendampingi para penyuluh dalam aksi lintas iman seperti ini,” ujar Solihin.
Ia juga memberikan apresiasi atas inisiatif para penyuluh yang tidak hanya fokus pada pembinaan verbal, tetapi juga membangun harmoni sosial secara konkret. “KUA tentu mendukung penuh setiap langkah yang memperkuat moderasi beragama dan membangun kebersamaan lintas sektoral,” tegasnya.
Aksi ini menjadi bagian penting dari rangkaian Apel Akbar yang bertujuan menegaskan kembali peran strategis penyuluh dalam menjaga kerukunan umat dan memperkuat nilai-nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.***(SZP)