Kepala KUA Kec. Kota Tengah dan Pengurus BWI Provinsi Gorontalo Hadiri Rakornis Percepatan Penyelesaian Ruislag Wakaf Terdampak Proyek Waduk
News

Kepala KUA Kec. Kota Tengah dan Pengurus BWI Provinsi Gorontalo Hadiri Rakornis Percepatan Penyelesaian Ruislag Wakaf Terdampak Proyek Waduk

  08 Dec 2025 |   257 |   Penulis : Biro Humas APRI Gorontalo |   Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo

Senin, 8 Desember 2025 — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Tengah, Marton Aburrahman, yang juga merupakan Pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Gorontalo Divisi Pembinaan Nazhir dan Pengamanan Aset Wakaf, ikut serta dalam kegiatan Rapat Koordinasi Tekhnis (Rakornis) Percepatan Penyelesaian Tukar Menukar Harta Benda Wakaf (Ruislag) dan Visitasi Penetapan Keseimbangan Nilai dan Manfaat Ruislag yang terdampak oleh Proyek Strategis Nasional Pembangunan Waduk. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Owata, Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, dan dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari berbagai elemen terkait.

Rakornis ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya adalah Kabid Bimas Islam Kemenag Prov. Gorontalo, H. Asrul Lasapa, yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo. Selain itu, turut hadir pula tim penilai tanah dari BPN,BWS, BWI Perwakilan Gorontalo, Unsur Kemenag Prov.Gorontalo dan Kemenag Bkne Bolango,Pemda, PPAIW, Kepala Desa Owata, Kepala Desa Mongiilo, serta Unsur MUI Kabupaten Bone Bolango. Acara ini bertujuan untuk membahas berbagai aspek terkait ruislag wakaf yang terdampak oleh pembangunan Waduk, termasuk penetapan nilai dan manfaat bagi masyarakat.

Wakaf Terdampak Proyek Waduk
Beberapa wakaf yang terdampak oleh proyek strategis ini antara lain Masjid Al Ikhlas, Al Imran, At Taqwa, As Sholikin, dan Al Abidin. Proses ruislag ini menjadi sangat penting mengingat wakaf-wakaf tersebut berada di area yang terimbas oleh proyek Waduk yang sedang dibangun. Melalui mekanisme ruislag, diharapkan wakaf-wakaf tersebut dapat dipindahkan ke lokasi yang baru, namun tetap mempertahankan manfaatnya bagi masyarakat sekitar.

Pembukaan Kegiatan oleh Kabid Bimas Islam
Kegiatan Rakornis ini dibuka secara resmi oleh H. Asrul Lasapa, Kabid Bimas Islam Kemenag Prov. Gorontalo, yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo. Dalam sambutannya, H. Asrul Lasapa mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh BWI dan pihak terkait dalam mempercepat penyelesaian proses ruislag dan menjaga keberlanjutan manfaat wakaf bagi umat. Beliau berharap bahwa proses ini akan berjalan lancar dan memberikan solusi terbaik bagi pengelolaan aset wakaf.

Peninjauan Lokasi Wakaf
Setelah pelaksanaan Rakornis, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi tempat perpindahan wakaf oleh Tim Penilai bersama dengan tim lainnya. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa lokasi yang baru memenuhi syarat dan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, serta untuk memastikan kesesuaian nilai yang ditetapkan dalam proses ruislag.

Harapan ke Depan
Marton Aburrahman, selaku Kepala KUA Kota Tengah dan Pengurus BWI, berharap bahwa proses ruislag ini tidak hanya akan menyelesaikan masalah teknis terkait pemindahan lokasi wakaf, tetapi juga dapat memperkuat pengelolaan aset wakaf secara lebih profesional dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Wakaf, sebagai instrumen sosial yang memiliki nilai ibadah, diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan, terutama bagi umat Islam di Provinsi Gorontalo.

Dengan adanya rakornis ini, diharapkan semua pihak yang terlibat dapat lebih paham dan terkoordinasi dalam menyelesaikan masalah-masalah terkait aset wakaf, serta mendukung pelaksanaan proyek strategis nasional yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

Bagikan Artikel Ini

Infografis