Kepala KUA Binawidya Sosialisasi GAS Pencatatan Nikah dan Urgensi Akta Ikrar Wakaf Tanah Rumah Ibadah Ke MT Khairul Anam
23 Apr 2026 | 10 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Pekanbaru (Kemenag) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binawidya, Warman, M.H, melaksanakan kunjungan perdana sebagai pejabat baru ke Majelis Taklim (MT) Khairul Anam yang beralamat di Jalan Saudara, Kelurahan Tuahmadani kecamatan Tuah Madani, pada Rabu, 23 April 2026 pukul 16.30 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, Kepala KUA Binawidya didampingi oleh Humaidi Hambali, S.Sos, selaku Analis Pengelolaan Data Sistem Informasi Wakaf (SIWAK).
Pada kesempatan itu, Kepala KUA Binawidya menyampaikan sosialisasi Gerakan Ayo Sadar (GAS) Pencatatan Nikah, yaitu ajakan kepada masyarakat agar setiap pernikahan tercatat secara resmi di Kantor Urusan Agama sehingga memiliki kekuatan hukum dan perlindungan administratif bagi keluarga.
Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya legalitas tanah rumah ibadah melalui Akta Ikrar Wakaf (AIW). Menurutnya, keberadaan AIW menjadi bukti sah bahwa tanah masjid telah diwakafkan secara resmi dan memiliki kekuatan hukum yang jelas, sehingga terhindar dari potensi sengketa di masa yang akan datang.
Alhamdulillah, dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa Masjid Khairul Anam telah memiliki Akta Ikrar Wakaf (AIW), yang menunjukkan kesadaran pengurus dan masyarakat akan pentingnya administrasi dan legalitas aset keagamaan.
Kepala KUA juga mengajak jamaah untuk turut membantu menyampaikan informasi kepada keluarga, kerabat, maupun masyarakat sekitar yang telah menikah namun belum memiliki buku nikah, agar segera mengurus pencatatan pernikahan di KUA.
Majelis Taklim Khairul Anam yang dipimpin oleh ibu Hj. Siti Dinar, SE merupakan salah satu Majelis ta'lim binaan Yulima Ozeni Yusnita, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Binawidya, yang secara aktif melakukan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, khususnya kaum ibu.
Di akhir kegiatan, Kepala KUA Binawidya memberikan pesan penuh motivasi kepada lebih kurang 60 orang ibu ibu yang hadir. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran ibu-ibu di majelis taklim merupakan tanda keimanan dan kesalehan.
"Ibu-ibu yang hadir di majelis taklim ini insyaAllah adalah orang-orang yang sholehah, karena datang ke sini merupakan panggilan iman. Ke depan, menjadi kewajiban kita bersama untuk mengajak dan membimbing anak-anak kita agar mau menghidupkan masjid dan menjadi generasi penerus yang sholeh dan sholehah," pesannya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan, antusiasme, serta semangat kebersamaan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi keagamaan dan pembinaan generasi Islami. YOY
Tags: