Kemenag Batu Bara dan PC APRI Gelar Rakor Penghulu Bahas Persiapan Program Indonesia Berkiblat 1448 H
Daerah

Kemenag Batu Bara dan PC APRI Gelar Rakor Penghulu Bahas Persiapan Program Indonesia Berkiblat 1448 H

  07 Jul 2026 |   32 |   Penulis : Humas Cabang APRI Batubara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Lima Puluh, (Humas). Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Pengurus Cabang (PC) APRI Cabang Batubara yang terdiri dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, dan seluruh Penghulu se-Kabupaten Batu Bara, Senin (6/7/2026). 


Rakor tersebut dilaksanakan dalam rangka memantapkan persiapan pelaksanaan Program Indonesia Berkiblat 1448 Hijriah, khususnya kegiatan Rashdul Kiblat yang akan dilaksanakan secara serentak pada 15 dan 16 Juli 2026.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara dalam arahannya menegaskan bahwa Program Indonesia Berkiblat merupakan salah satu ikhtiar Kementerian Agama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya ketepatan arah kiblat melalui momentum Rashdul Kiblat, yaitu saat posisi matahari berada tepat di atas Ka'bah sehingga menjadi waktu yang paling akurat untuk melakukan verifikasi arah kiblat.

"Kegiatan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab jajaran Kementerian Agama, tetapi juga menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam memastikan arah kiblat masjid, musala, rumah, kantor, lapangan, serta lokasi lainnya sesuai dengan ketentuan syariat dan perhitungan ilmu falak," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Seksi Bimas Islam menyampaikan bahwa seluruh Kepala KUA dan Penghulu diharapkan dapat mengoptimalkan koordinasi serta pelaksanaan pengukuran di wilayah kerja masing-masing.

Kabupaten Batu Bara menargetkan pelaksanaan Rashdul Kiblat pada 2.200 titik yang tersebar di seluruh kecamatan. Titik pengukuran meliputi masjid, musala, rumah, perkantoran, lapangan, lembaga pendidikan, pondok pesantren, dan lokasi lain yang memerlukan verifikasi arah kiblat.

Melalui rapat koordinasi ini disepakati langkah-langkah teknis pelaksanaan, mekanisme pelaporan, serta penugasan petugas pemantau di setiap wilayah agar seluruh target dapat tercapai secara optimal.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara berharap seluruh jajaran KUA Kecamatan dan para Penghulu dapat bersinergi menyukseskan Program Indonesia Berkiblat 1448 H sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan keagamaan kepada masyarakat.

"Dengan kerja sama yang baik, kita optimistis target 2.200 titik Rashdul Kiblat di Kabupaten Batu Bara dapat tercapai. Semoga program ini memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dalam memastikan arah kiblat secara tepat dan akurat," pungkasnya.(ss)

Bagikan Artikel Ini

Infografis