Kegiatan BRUS: Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini di SMK Darussyafa’ah Cileles
14 Nov 2025 | 61 | Penulis : PC Lebak | Publisher : Biro Humas APRI Banten
Lebak, 12 November 2025 — SMK Darussyafa’ah Cileles melaksanakan kegiatan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Nikah) sebagai upaya memberikan pemahaman kepada remaja mengenai pentingnya mencegah pernikahan dini. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 12 November 2025, bertempat di aula SMK Darussyafa’ah Cileles, dan diikuti oleh seluruh siswa dan siswi dari kelas X hingga kelas XII.
Acara ini dihadiri oleh Plt. Kepala KUA Cileles, Andika Kharis Akhmadi, S.Sy., M.H., para Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Cileles, perwakilan dari Puskesmas Prabugantungan yakni Awan Setiawan, SKM., S.Kep.Ners., serta Ketua Yayasan SMK Darussyafa’ah, K.H. Abdul Kholik, M.Pd. Turut hadir pula para dewan guru SMK Darussyafa’ah yang mendampingi jalannya kegiatan.
Narasumber Kegiatan
- Andika Kharis Akhmadi, S.Sy., M.H.
Plt. Kepala KUA Cileles memberikan sambutan sekaligus menjadi narasumber. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan ekonomi sebelum memasuki jenjang pernikahan. Ia juga mengingatkan bahwa pernikahan dini berpotensi menghambat pendidikan dan perkembangan remaja. - H. Dedi Sumito, S.Pd.I.
Penyuluh Agama Islam memberikan materi mengenai perspektif agama terkait usia layak nikah. Ia menegaskan bahwa Islam sangat memperhatikan kemaslahatan umat, termasuk kesiapan remaja dalam membangun keluarga yang harmonis dan bertanggung jawab. - Awan Setiawan, SKM., S.Kep.Ners.
Perwakilan dari Puskesmas Prabugantungan menjelaskan dampak kesehatan yang dapat muncul akibat pernikahan dini, terutama bagi remaja perempuan. Ia memaparkan risiko kehamilan usia muda, pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, serta perlunya remaja memahami proses tumbuh kembang dengan benar
Tujuan dan Antusiasme Peserta
Melalui kegiatan BRUS ini, para siswa dibekali pemahaman yang komprehensif mengenai dampak negatif pernikahan dini dari sisi agama, kesehatan, sosial, dan pendidikan. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab, menunjukkan tingginya minat mereka terhadap materi yang disampaikan.
Ketua Yayasan SMK Darussyafa’ah, K.H. Abdul Kholik, M.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada KUA Cileles dan Puskesmas Cileles atas sinergi dalam memberikan edukasi bagi para siswa. Beliau berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan demi masa depan pendidikan dan kesejahteraan remaja.
Kegiatan BRUS di SMK Darussyafa’ah ini menjadi langkah nyata dalam mendukung program ASTA PROTAS "KEMENAG BERDAMPAK" dalam hal pencegahan pernikahan dini, sekaligus membangun generasi muda yang lebih siap menghadapi masa depan. (Andika)