Kecamatan Cileles Gelar Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Menjelang MTQ Kabupaten Lebak
04 Nov 2025 | 119 | Penulis : PC Lebak | Publisher : Biro Humas APRI Banten
Cileles, 29 Oktober 2025 – Dalam rangka menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Lebak, Pemerintah Kecamatan Cileles menyelenggarakan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) pada hari Rabu (29/10/2025). Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Cileles.
Acara pembukaan STQ berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Banten Hj. Emuy Mulyanah, S.E., Kabag Kesra Kabupaten Lebak Dr. H. Iyan Fitriyana, S.H.I., M.Pd., jajaran Muspika Kecamatan Cileles, para Kepala Desa se-Kecamatan Cileles, dewan juri, serta seluruh peserta STQ.
Dalam sambutannya, Dr. H. Iyan Fitriyana menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Lebak dan LPTQ sangat mengapresiasi pelaksanaan STQ di Kecamatan Cileles. Ini merupakan kegiatan yang edukatif, bernilai ruhani, dan menjadi wadah bagi santri serta siswa untuk menampilkan kemampuan terbaiknya dalam memahami dan mengamalkan Al-Qur’an,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan STQ tingkat kecamatan menjadi langkah awal dalam menjaring peserta terbaik untuk mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Lebak yang akan diselenggarakan pada 1–5 Desember 2025.
Sementara itu, Ketua Panitia STQ Kecamatan Cileles sekaligus Ketua DPC GP Ansor Cileles, Ustadz Rifqi Riyansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata upaya menjaga kemurnian dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Alhamdulillah kegiatan STQ ini berjalan lancar. Adapun cabang yang dilombakan meliputi enam kategori, yaitu Tilawah, Qiraat, Qiraatul Kutub, Tahfidz, Hadist, dan Syahril Qur’an,” jelasnya.
Melalui pelaksanaan STQ ini, Pemerintah Kecamatan Cileles berharap dapat melahirkan Qari dan Qariah terbaik yang akan membawa nama baik kecamatan pada ajang MTQ tingkat kabupaten mendatang, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.[andk]