Daerah

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan Kembali Adakan BRUS untuk Menyiapkan Generasi Emas 2045
24 Sep 2025 | 140 | Penulis : Humas Cabang APRI Jawa Timur | Publisher : Biro Humas APRI Jawa Timur
Magetan (HUMAS) - Dalam upaya mencegah perkawinan anak dan mempersiapkan kehidupan keluarga bagi remaja, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan kembali melaksanakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kegiatan ini dilaksanakan di MAN 1, MAN 2, dan MAN 3 Magetan pada Selasa, 23 September 2025. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan bimbingan pranikah yang khusus ditujukan bagi remaja usia sekolah. Karenanya, peserta yang diikutsertakan adalah siswa-siswi kelas XI dari ketiga Madrasah tersebut.
Kegiatan ini diikuti oleh 626 siswa-siswi yang antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hari. Sebanyak 16 fasilitator BRUS dari Kementerian Agama Kabupaten Magetan sebagai narasumber materi, diterjunkan ke tiga Madrasah tersebut agar pelaksanaan BRUS semakin maksimal. Dilaksanakan dalam 2 sesi terpisah, acara BRUS akhirnya berjalan dengan lancar.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan beberapa materi edukatif di antaranya menjadi remaja yang sehat dan terampil mengelola diri. Materi tersebut bertujuan agar remaja memahami dan memiliki konsep diri remaja yang sehat dan memahami karakter dan potensi dirinya. Selain itu materi tersebut juga bertujuan agar remaja juga memahami perubahan dan dinamikanya, yang selanjutnya remaja memiliki life skill dan keterampilan komunikasi.
Narasumber dalam kegiatan menyampaikan materi secara komunikatif dan menarik. Dengan metode diskusi kelompok dan bedah kasus, kegiatan pembelajaran semakin hidup melalui sesi tanya jawab dan simulasi yang membuat peserta aktif semakin terlibat.
Melalui kegiatan BRUS ini, Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan, Muttabiin, yang hadir di MAN 2 Magetan, berharap kepada para peserta agar memiliki harapan dan optimisme jauh ke depan. Selain itu, para peserta diharapkan semakin terbuka wawasan dan meningkatkan kesadarannya untuk menghadapi masa depan. Selain itu, terdapat kesadaran remaja akan pentingnya membangun kepribadian yang unggul dan berdaya saing, serta mampu memberi kontribusi positif bagi masyarakat.
"Pada akhirnya, kami juga berharap usai kegiatan ini semoga para peserta seluruhnya semakin memantapkan diri untuk menjadi Generasi Emas Indonesia 2045 nantinya." pungkasnya. (MDMGT)