News

Kabid Bimas Islam Dan Ketua Tim Kepenghuluan Dan Keluarga Sakinah Pimpin Rapat Evaluasi Bimbingan Perkawinan Tingkat Provinsi Kalimantan Timur
23 Oct 2025 | 89 | Penulis : Biro Humas APRI Kalimantan Timur | Publisher : Biro Humas APRI Kalimantan Timur
Samarinda, 22 Oktober 2025 — Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan kualitas program pembinaan keluarga di wilayah Kalimantan Timur, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur melalui Bidang Bimbingan Masyarakat Islam menyelenggarakan Rapat Evaluasi Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin Tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 22 Oktober 2025 di Hotel Amaris Samarinda ini diikuti oleh Kasi Bimas Islam Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, serta perwakilan penghulu dari berbagai daerah Se Kalimantan Timur.
Rapat evaluasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag Prov. Kaltim, Bapak H. Rudi Kartono, S.HI., M.Sos, didampingi oleh Ketua Tim Kepenghuluan dan Keluarga Sakinah, Bapak H. Elhamsyah.S.Ag
Dalam arahannya, H. Rudi Kartono menekankan pentingnya kegiatan evaluasi sebagai langkah nyata dalam memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan Bimbingan Perkawinan di seluruh kabupaten/kota.
“Bimbingan perkawinan bukan hanya kegiatan formalitas, tetapi bagian dari tanggung jawab moral kita untuk membekali calon pengantin agar memahami makna dan tanggung jawab” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa permasalahan di lapangan harus dikelola dengan komunikasi yang baik antara Kantor Urusan Agama Kecamatan dan pihak Kantor Kementerian Agama kab/Kota setempat.
“Setiap daerah memiliki dinamika dan kendala berbeda. Karena itu, kita perlu berbagi solusi agar pelaksanaan Bimwin bisa berjalan lebih efektif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, H. Elhamsyah.S.Ag selaku Ketua Tim Kepenghuluan dan Keluarga Sakinah turut memberikan pandangan teknis mengenai pelaksanaan program Bimwin, terutama dalam aspek materi, narasumber, serta biaya sesuai dengan regulasi yang ada.
“Kita perlu memastikan bahwa peserta Bimwin tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga benar-benar mendapatkan pemahaman tentang nilai-nilai keluarga ” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, masing-masing perwakilan daerah menyampaikan laporan dan kendala yang dihadapi, mulai dari Kurang Informasi, Teknis Pelaksanaan, hingga Kendala Teknis terkait Jumlah Fasilitator di lapangan.
Suasana rapat berlangsung interaktif dan solutif, di mana para peserta saling bertukar pengalaman serta memberikan masukan untuk perbaikan kegiatan di tahun mendatang.
Menutup kegiatan, Kabid Bimas Islam berpesan agar hasil rapat evaluasi ini menjadi bahan rekomendasi bagi peningkatan program Bimwin di seluruh Kalimantan Timur.
“Kita harapkan seluruh jajaran Bimas Islam dan penghulu semakin solid, inovatif, dan berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas H. Rudi Kartono, S.HI., M.Sos.