Ka. KUA Pancur Batu Pimpin Rapat Koordinasi: Perkuat Servis Excellent, Moderasi Beragama, dan Muhasabah Akhir Tahun
10 Dec 2025 | 40 | Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Pancur
Batu, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pancur Batu memimpin rapat
koordinasi internal bersama para staf pada Rabu, 10 Desember 2025, bertempat di
Aula KUA Pancur Batu. Rapat ini dilaksanakan sebagai upaya memantapkan
pelayanan publik, menata langkah kerja akhir tahun, serta menyusun strategi
kerja menyongsong tahun 2026.
Dalam arahannya, Ka. KUA menegaskan bahwa pelayanan keagamaan merupakan wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran harus memberikan service excellent yang profesional, ramah, cepat, dan berdampak. Arahan ini merupakan implementasi dari Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya poin Layanan Keagamaan yang Berdampak.
“Kualitas layanan kita adalah ukuran keberhasilan kinerja. Setiap masyarakat yang datang harus merasakan kehadiran negara melalui pelayanan yang humanis. Administrasi harus tertib, komunikasi harus sopan, dan penyelesaian layanan harus tuntas,” tegas Ka. KUA.
Ia juga meminta seluruh staf meningkatkan disiplin, memperbaiki tata kelola dokumen, mempercepat pelayanan pencatatan pernikahan, serta memastikan seluruh instrumen layanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) Kementerian Agama.
Memasuki bulan Desember dan menjelang perayaan Natal, Ka. KUA memberikan pemaparan khusus terkait Moderasi Beragama, salah satu program prioritas nasional Kementerian Agama. Empat indikator utama moderasi—komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan akomodatif terhadap budaya lokal—menjadi penekanan khusus dalam rapat.
“Natal adalah momen kegembiraan bagi saudara-saudara kita umat Kristiani. Kehadiran ASN Kemenag harus ikut menjaga ketenangan, kerukunan, dan suasana damai. Kita mengedepankan dialog, empati, serta saling menghormati,” ujar Ka. KUA dalam paparannya.
Beliau menambahkan bahwa peran KUA bukan hanya sebatas layanan administrasi pernikahan, melainkan juga agen pemersatu masyarakat lintas agama dan budaya di tingkat kecamatan.
Dalam refleksi akhir tahun, Ka. KUA menyinggung kondisi bangsa yang sedang menghadapi berbagai bencana di beberapa daerah. Menurutnya, banyaknya musibah yang menimbulkan duka dan air mata harus menjadi renungan bagi seluruh ASN agar meningkatkan empati sosial serta memperbaiki kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Bencana di mana-mana mengingatkan kita bahwa hidup ini penuh ujian. Kita harus kembali bermuhasabah, memperkuat spiritualitas, dan memperbaiki hubungan sosial. Tahun 2026 harus kita sambut dengan tekad baru untuk bekerja lebih baik, lebih tulus, dan lebih berdampak,” ucapnya.
Ka. KUA juga mengajak seluruh staf memperkuat solidaritas, mengutamakan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, dan memperhatikan etika dalam menjalankan tugas.
Rapat koordinasi ini juga digunakan untuk membahas evaluasi kinerja tahun 2025, termasuk pencapaian layanan nikah, bimbingan keluarga sakinah, pembinaan kerukunan umat beragama, serta administrasi perkantoran. Seluruh staf diminta memberikan laporan evaluatif dan paparan tantangan yang dihadapi selama tahun berjalan.
Beberapa agenda yang dirumuskan untuk tahun 2026 meliputi: peningkatan literasi layanan digital KUA, penguatan program bimbingan pra nikah (Bimwin), kolaborasi lintas tokoh agama dalam menjaga kerukunan, penyempurnaan SOP pelayanan berbasis layanan berdampak, peningkatan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa.
Rapat ditutup dengan penguatan komitmen seluruh staf untuk terus menjaga integritas, memperbaiki etos kerja, serta menyatukan langkah mendukung seluruh program prioritas Kementerian Agama.