03 Dec 2024 |
214 |
Penulis : PC APRI Lampung Timur |
Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Labuhan Ratu (Humas KUA)---Tugas penyuluh tidak semata-mata melaksanakan penyuluhan agama dalam arti sempit berupa pengajian saja, akan tetapi keseluruhan kegiatan penerangan baik berupa bimbingan dan penerangan tentang berbagai program pembangunan. Ia berperan sebagai pembimbing umat dengan rasa tanggung jawab, membawa masyarakat kepada kehidupan yang aman dan sejahtera. Posisi penyuluh agama Islam ini sangat strategis baik untuk menyampaikan misi keagamaan maupun misi pembangunan. Penyuluh agama Islam juga sebagai tokoh panutan, tempat bertanya dan tempat mengadu bagi masyarakatnya untuk memecahkan dan menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi oleh umat Islam. PAIF Labuhan Ratu Purnomosidi menerima kunjungan warga setempat untuk berkonsultasi mengenai masalah keluarga yang mereka hadapi, diruang kerjanya KUA Labuhan Ratu, Selasa (3/12/2024).
Dalam konsultasi kali ini, Purnomosidi, memberikan arahan dan solusi berdasarkan prinsip-prinsip ajaran Islam yang menekankan pentingnya keharmonisan dalam keluarga.
Konsultasi yang berlangsung pada pagi hari itu mengungkapkan berbagai keluhan, mulai dari masalah komunikasi dalam rumah tangga, dan sulitnya dalam mengelola konflik rumah tangga yang sering muncul di tengah rutinitas harian.
Purnomosidi menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam, keluarga adalah fondasi utama bagi terciptanya masyarakat yang sejahtera. Menurutnya, peran seorang suami dan istri harus saling melengkapi, dengan mengutamakan saling pengertian dan komunikasi yang baik.
“Saya memberikan nasihat agar setiap anggota keluarga selalu mengedepankan prinsip sabar, tawakal, dan kejujuran. Jika ada masalah, solusinya dapat ditemukan dengan bermusyawarah dan berdiskusi dengan bijak,” ujar Purnomosidi.
Selain memberikan solusi terkait masalah keluarga, Purnomo juga menekankan pentingnya peran agama dalam memberikan ketenangan batin. Dia mendorong warga untuk selalu mengingat ajaran Al-Qur’an dan Hadis dalam setiap tindakan mereka sehari-hari***(NL)