Ifthar Jama'i : Kepala KUA Kabanjahe Sampaikan Merawat Alam Berarti Menjaga Amanah Allah
Daerah

Ifthar Jama'i : Kepala KUA Kabanjahe Sampaikan Merawat Alam Berarti Menjaga Amanah Allah

  24 Feb 2026 |   12 |   Penulis : Humas Cabang APRI Karo |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Kabanjahe, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kabanjahe menyampaikan ceramah menjelang Ifthar Jama’i yang menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan Allah SWT (ḥablum minallāh), sesama manusia (ḥablum minannās), dan alam semesta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta jamaah yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga waktu berbuka tiba.

Suasana penuh kekhusyukan terasa saat beliau memulai tausiyah dengan mengajak jamaah mensyukuri nikmat iman dan kesempatan berjumpa dengan bulan Ramadan. Momentum menjelang berbuka dinilai sebagai waktu yang mustajab untuk memperbanyak doa dan refleksi diri.

Dalam penyampaiannya, Kepala KUA menegaskan bahwa hubungan kepada Allah harus dibangun melalui ibadah yang ikhlas, konsisten, dan sesuai tuntunan syariat. Shalat, puasa, zakat, serta tilawah Al-Qur’an menjadi sarana utama untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Ia mengingatkan bahwa kualitas hubungan dengan Allah akan tercermin dalam akhlak dan perilaku sehari-hari. "Semakin kuat keimanan seseorang, maka semakin baik pula sikap dan tanggung jawabnya dalam kehidupan sosial," pungkasnya pada Senin sore (23/02). 

Lebih lanjut, dia menjelaskan pentingnya menjaga hubungan antarsesama manusia dengan menumbuhkan sikap saling menghormati, tolong-menolong, dan mempererat silaturahmi. Ramadan menjadi momentum untuk mengikis perselisihan serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat. Ia juga mengajak jamaah untuk meningkatkan kepedulian sosial, terutama kepada fakir miskin dan anak yatim, sebagai wujud nyata keimanan. Menurutnya, keberkahan hidup akan hadir ketika hubungan sosial dibangun atas dasar kasih sayang dan keikhlasan.

Tidak hanya itu, dalam ceramahnya juga disampaikan bahwa manusia memiliki tanggung jawab menjaga alam sebagai amanah dari Allah SWT. Islam mengajarkan keseimbangan dan melarang perbuatan yang merusak lingkungan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan, mengelola sampah dengan baik, serta memelihara kelestarian alam merupakan bagian dari ibadah. Kesadaran ekologis harus tumbuh seiring dengan meningkatnya kesadaran spiritual.

Ceramah ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa, memohon agar Allah SWT memberikan kekuatan untuk memperbaiki hubungan dengan-Nya, mempererat persaudaraan sesama manusia, serta menjaga kelestarian alam. Jamaah tampak khusyuk mengikuti doa yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA. Suasana kebersamaan semakin terasa saat adzan Maghrib berkumandang dan seluruh jamaah membatalkan puasa bersama. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat ukhuwah serta menumbuhkan semangat kebaikan di tengah masyarakat Kabanjahe. (ays) 

Bagikan Artikel Ini

Infografis