H. Yakhman Hulu: PW APRI Sumut Siap Menyukseskan GAS Nikah Medan 2026 dengan Inovasi Pelayanan
Daerah

H. Yakhman Hulu: PW APRI Sumut Siap Menyukseskan GAS Nikah Medan 2026 dengan Inovasi Pelayanan

  05 Apr 2026 |   17 |   Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Medan, (Humas). Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan GAS Nikah Medan yang dilaksanakan Ahad 03 Mei 2026 mendatang. Dukungan ini ditegaskan sebagai bagian dari komitmen APRI dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan bimbingan kepada calon pengantin di wilayah Sumatera Utara. Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan keluarga di masa depan.

Ketua PW APRI Sumatera Utara, H. Yakhman Hulu, S.Ag., M.IKom, menyampaikan bahwa peran penghulu saat ini tidak hanya terbatas pada aspek administratif dan pelayanan akad nikah semata. Lebih dari itu, penghulu memiliki tanggung jawab moral untuk membekali pasangan baru dengan pengetahuan yang komprehensif, termasuk mengenai manajemen domestik dan penguatan mental dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

Sebagai bentuk aksi nyata, panitia GAS Nikah Medan bersama PW APRI Sumatera Utara baru-baru ini melakukan audiensi ke kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Utara. Pertemuan tersebut fokus pada upaya penguatan edukasi keuangan bagi keluarga muda. Hal ini didasari pada fakta bahwa stabilitas ekonomi merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga keharmonisan dan mencegah konflik di dalam rumah tangga.

H. Yakhman Hulu menekankan bahwa literasi keuangan sangat krusial untuk diberikan kepada calon pengantin sebelum mereka memasuki jenjang pernikahan. "Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, diharapkan ada modul atau materi khusus mengenai pengelolaan keuangan syariah maupun perencanaan keuangan keluarga yang dapat diintegrasikan dalam rangkaian kegiatan GAS Nikah Medan mendatang," jelas Ketua Wilayah APRI Sumut ini. 

Kegiatan GAS Nikah Medan sendiri dirancang bukan sekadar sebagai seremoni massal, melainkan sebuah gerakan edukasi yang masif. PW APRI Sumatera Utara melihat momentum ini sebagai peluang besar untuk menyosialisasikan pentingnya bimbingan perkawinan yang berkualitas. Partisipasi aktif APRI diharapkan mampu meningkatkan standar pelaksanaan edukasi pra-nikah di tengah masyarakat perkotaan.

Selain aspek keuangan, PW APRI juga berencana mengembangkan program pendampingan pasca-nikah bagi para peserta. Yakhman Hulu menginstruksikan jajaran penghulu untuk terus melakukan inovasi dalam memberikan layanan konsultasi. Tujuannya adalah agar setiap pasangan yang lahir dari program ini memiliki fondasi spiritual dan intelektual yang kuat dalam menghadapi dinamika sosial.

Sinergi antara panitia GAS Nikah, APRI, dan Bank Indonesia menunjukkan adanya kolaborasi lintas sektor yang sangat baik di Sumatera Utara. Integrasi antara kepakaran penghulu dalam bidang hukum agama dan kompetensi Bank Indonesia dalam bidang ekonomi makro-mikro menciptakan sebuah paket edukasi yang lengkap bagi para generasi muda di Medan.

Upaya ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam menekan angka perceraian dan mencegah stunting melalui keluarga yang terencana dengan baik. Dengan perencanaan keuangan yang matang dan pemahaman agama yang moderat, keluarga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat bagi pertumbuhan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Sebagai penutup, PW APRI Sumatera Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan gelaran GAS Nikah Medan ini. Keberhasilan acara ini nantinya akan menjadi barometer bagi kegiatan serupa di kabupaten dan kota lainnya. Harapannya, semangat kolaborasi ini terus terjaga demi mewujudkan masyarakat Sumatera Utara yang religius, sejahtera, dan memiliki ketahanan keluarga yang tangguh. (MHS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis