'Gercep' PW APRI Aceh: Terbitkan Surat Mandat PC Sabang dan SK PC Abdya
Daerah

'Gercep' PW APRI Aceh: Terbitkan Surat Mandat PC Sabang dan SK PC Abdya

  29 Sep 2025 |   123 |   Penulis : Biro Humas APRI Aceh |   Publisher : Biro Humas APRI Aceh

Banda Aceh, 29 September 2025 – Tidak menunggu lama pasca pengukuhan kepengurusan baru dan pelaksanaan Rakerwil, Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh langsung menunjukkan akselerasi kerja cepat dan responsif.

Di bawah komando Ketua PW APRI Aceh, Fadli, S.Ag., M.H., bersama Sekretaris Wilayah, Teuku Erdika Usiandra, S.S., M.Kom.I., PW APRI Aceh resmi mengeluarkan dua produk organisasi strategis pada hari Senin, 29 September 2025.

Pertama, PW APRI Aceh menerbitkan Surat Mandat Pembentukan Pengurus Cabang (PC) APRI Kota Sabang dengan Nomor: 050/PW/IX/2025. Mandat tersebut diberikan kepada Muhammad Yani, S.Ag., M.A.Hk. (anggota PC APRI Kota Banda Aceh) untuk membentuk kepengurusan PC APRI Kota Sabang melalui musyawarah sesuai mekanisme organisasi. Dengan mandat ini, Sabang segera memiliki wadah resmi penghulu dalam kepengurusan cabang.

Kedua, PW APRI Aceh juga menyerahkan Surat Keputusan Kepengurusan PC APRI Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) periode 2025–2029. PC APRI Abdya menjadi cabang pertama di Aceh yang menerima SK kepengurusan baru pasca Muscab II, sekaligus menjadi contoh awal konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten.

Ketua PW APRI Aceh, Fadli, S.Ag., M.H., menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bukti komitmen kepengurusan baru untuk mempercepat konsolidasi organisasi di seluruh Aceh. “Kita tidak ingin menunggu lama. Setelah pengukuhan dan Rakerwil, langsung kita gerakkan mesin organisasi. Sabang segera membentuk kepengurusan baru, Abdya sudah menerima SK. Daerah lain juga akan menyusul,” ujarnya.

Sekretaris Wilayah, Teuku Erdika Usiandra, S.S., M.Kom.I., menambahkan bahwa PW APRI Aceh menargetkan dalam waktu dekat seluruh kabupaten/kota di Aceh memiliki kepengurusan cabang yang aktif. “Langkah ini bagian dari akselerasi untuk memperkuat kelembagaan dan memastikan seluruh penghulu di Aceh terhimpun dalam organisasi profesi,” tegasnya.

Gerak cepat PW APRI Aceh ini menandai babak baru kepengurusan periode 2025–2029, dengan semangat kerja nyata, cepat, dan responsif demi penguatan profesi penghulu di Aceh.[]

Bagikan Artikel Ini

Infografis