Forum KUA di Singingi, Kemenag Kuansing Gaungkan Pelayanan dan Ekoteologi
21 Jan 2026 | 13 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Kuansing (Humas) Deretan pohon muda yang ditanam di halaman Masjid Abu Bakar Al-Hidayah, Pangkalan Indarung, Kecamatan Singingi menjadi penanda komitmen bersama jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Kuantan Singingi. Pada Selasa (20/01/2026) Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menggelar kegiatan Forum KUA yang dirangkai dengan penguatan spiritual, edukasi sosial, serta aksi kepedulian lingkungan.
Kegiatan Forum KUA tersebut diikuti langsung oleh Kepala Kemenag Kuansing, Suhelmon, Kepala Seksi Bimas Islam, Bahrul Aswansi beserta staf dan para Kepala KUA se-Kuansing. Dilaksanakan sejak pagi hingga petang, forum KUA dibuka dengan kultum yang disampaikan oleh Riko Pilihantoni, Kepala KUA Kec. Singingi Hilir. Dalam tausiyahnya, Riko menekankan bahaya narkoba di lingkungan keluarga serta peran strategis KUA dan tokoh agama. Usai kultum, seluruh peserta melaksanakan salat berjamaah yang ditutup dengan penyerahan Al-Qur’an dari KUA Kec. Singingi.
Forum KUA kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di sekitar lokasi kegiatan. Pohon-pohon tersebut dibawa langsung oleh masing-masing Kepala KUA sebagai simbol tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung program ekoteologi Kementerian Agama.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon, menegaskan kembali peran strategis Kepala KUA dalam pelayanan umat. “Kepala KUA itu adalah tugas tambahan. Jangan hanya fokus pada peristiwa nikah saja, tetapi fokuslah pada pelayanan bimbingan masyarakat Islam,” ujar Suhelmon.
Ia juga mengingatkan agar kegiatan bimbingan perkawinan (Bimwin) tidak sekadar berorientasi pada penerbitan sertifikat untuk pendaftaran di SIMKAH. “Tujuan Bimwin bukan hanya agar bisa mengeluarkan sertifikat, tetapi bagaimana membangun keluarga yang berkualitas. Kalau ada regulasi baru, tolong dikirim ke kawan-kawan yang lain agar pelayanannya sama,” lanjutnya.
Selain itu, Suhelmon menekankan pentingnya penataan administrasi dan pemanfaatan sumber daya manusia. “Arsip harus dijaga dengan baik agar tetap terpelihara. Kepala KUA juga agar mengoptimalkan penyuluh yang ada di kecamatan masing-masing melalui aplikasi,” tegasnya.