DPR Komisi IV Apresiasi Kinerja Posko Keagamaan Situkung, Berikan Dukungan Psikologis untuk Relawan
Daerah

DPR Komisi IV Apresiasi Kinerja Posko Keagamaan Situkung, Berikan Dukungan Psikologis untuk Relawan

  24 Nov 2025 |   32 |   Penulis : APRI mBanjar |   Publisher : Biro Humas APRI Jawa Tengah

Banjarnegara – Posko Keagamaan Tanggap Darurat Bencana Longsor Situkung kembali menerima dukungan moral dari berbagai pihak. Pada Jumat (21/11) anggota DPR RI Komisi IV Lilis Ujianti bersama tiga anggota rombongan melakukan kunjungan langsung ke Posko Keagamaan yang berada di Dusun Situkung, Desa Pandanarum.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap para relawan yang sejak awal bencana bekerja tanpa henti dalam berbagai layanan kemanusiaan, terutama dalam tugas pemulasaran jenazah dan pembinaan rohani bagi para pengungsi.

Dalam kesempatan tersebut, Lilis Ujianti menyampaikan dukungan psikologis kepada para relawan Pos Keagamaan yang tengah menghadapi beban kerja berat akibat penanganan korban meninggal dan pelayanan ibadah bagi ratusan pengungsi. Ia menegaskan bahwa peran Pos Keagamaan sangat strategis, tidak hanya dalam aspek keagamaan, namun juga dalam menjaga ketenangan batin warga terdampak.

“Saya sangat mengapresiasi dedikasi relawan di Pos Keagamaan. Tugas pemulasaran jenazah dan kegiatan doa bersama pengungsi bukan hanya penting, tetapi juga sangat membantu satgas lainnya serta keluarga korban untuk tetap kuat menghadapi situasi ini,” ungkapnya.

Selama kunjungan, rombongan DPR Komisi IV turut berdialog dengan para relawan untuk mendengar langsung kendala, kebutuhan, serta kondisi emosional mereka setelah beberapa hari melayani korban bencana. Dukungan moral ini diharapkan dapat menambah semangat para relawan yang terus siaga selama 24 jam.

Koordinator Pos Keagamaan yaitu Mutholib Kepala KUA Pandanarum yang juga Anggota Aktif Banjarnegara, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Menurutnya, dukungan psikologis dan apresiasi dari pihak legislatif sangat berarti bagi relawan yang telah bekerja dengan penuh tekanan dan risiko. “Perhatian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Pos Keagamaan selama ini aktif dalam pemulasaran jenazah, penyelenggaraan doa bersama, penyaluran bantuan logistik, dan memberikan penguatan spiritual kepada para pengungsi. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPR RI, semakin menegaskan pentingnya sinergi dalam penanganan bencana. 

(ev/ azd)

Bagikan Artikel Ini

Infografis