CPNS Penghulu KUA Kecamatan Pakkat Resmi Dilantik Menjadi PNS
Daerah

CPNS Penghulu KUA Kecamatan Pakkat Resmi Dilantik Menjadi PNS

  22 May 2026 |   13 |   Penulis : Humas Cabang APRI Humbang Hasundutan |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Pakkat, (Humas). Kantor Kementerian Agama Kabupaten Humbang Hasundutan melantik dan mengambil sumpah 23 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pelantikan berlangsung khidmat di Aula MIS Balige, Kamis (21/05/2026). Efisiensi dan pemerataan ini juga merupakan penggabungan antara 3 satuan kerja Kementerian Agama yakni, Humbang Hasundutan, Toba Samosir, dan Tapanuli Utara. Penghulu KUA Kecamatan Pakkat, Dimas Agung Prayoga, S.H. dalam rasa syukurnya karena telah sah dilantik menjadi seorang ASN dengan formasi Penghulu Ahli Pertama.



Pelantikan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. DR. K.H Nasaruddin Umar melalui via zoom. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa “Hari ini kalian bukan lagi CPNS. “Saudara dilantik bukan untuk kursi dan gaji, tapi untuk melayani umat. Kemenag adalah Kementerian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Maka jadilah ASN yang profesional, moderat, dan berakhlak,” ujarnya.

Kakanwil Kemenag Sumut, Dr. H. Ahmad Qosbi, S.Ag, M.M. juga menambahkan, Menjadi PNS Kementerian Agama bukan sekadar menjadi pegawai negara. Kalian masuk ke dalam institusi yang tugas utamanya melayani umat, menjaga kerukunan, dan mengawal moderasi beragama di negeri ini. Tugas kalian di KUA, di Madrasah, di Kantor Kemenag, adalah wajah negara di mata masyarakat. Beliau juga menyampaikan beberapa poin penting yang harus diemban seorang ASN. 
 
Pertama, Integritas. Jaga amanah. Jangan nodai sumpah yang baru saja diucapkan. ASN Kemenag harus bersih dari korupsi, pungli, dan penyalahgunaan wewenang. Jadilah contoh dalam hal kejujuran. Kedua, Profesionalitas. Kuasai tugas kalian. Penghulu harus paham hukum keluarga Islam dan SIMKAH. Penyuluh harus paham moderasi beragama. Tenaga teknis harus melek digital. Jangan berhenti belajar. Kemenag tidak butuh ASN yang biasa-biasa saja. Ketiga, Semangat Melayani.Kami tahu tantangan di lapangan berat. Akses ke desa terpencil, keterbatasan sarana, beban kerja tinggi. Tapi itulah medan pengabdian kalian. Jangan mengeluh, tapi cari solusi. Hadirlah untuk masyarakat, bukan sebaliknya.

Pelantikan ditutup dengan pembacaan doa dan penyerahan SK PNS oleh Kakanwil kepada perwakilan masing-masing satker. Kanwil Kemenag Sumut menargetkan skema penggabungan pembinaan 3 satker ini menjadi pilot project untuk wilayah lain di Sumatera Utara, guna memastikan layanan keagamaan cepat, tepat, dan berkeadilan. 
  

Bagikan Artikel Ini

Infografis