ASN KUA Borbor: Setahun Berjuang Tanpa Lelah, Akhirnya Miliki Tapak Kantor dan Siapkan Masa Depan Generasi Qur'ani
22 May 2026 | 69 | Penulis : Humas Cabang APRI Toba | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Toba, (Humas). Pemerintah Desa Janji Maria, Kecamatan Borbor, Kabupaten Toba, secara resmi menandatangani dokumen hibah tanah untuk tapak bangunan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Borbor pada Kamis, 21 Mei 2026. Langkah ini menjadi tonggak sejarah penting bagi pemenuhan fasilitas pelayanan keagamaan di wilayah tersebut. Penandatanganan ini disaksikan oleh tokoh masyarakat dan aparat desa setempat yang menyambut baik rencana pembangunan gedung baru demi kenyamanan pelayanan publik.
Tanah yang dihibahkan tersebut memiliki luas 18 x 20 meter persegi dan terletak di lokasi yang sangat strategis. Posisinya berada di kawasan pusat aktivitas masyarakat, tepatnya berdekatan dengan Kantor Desa Janji Maria dan Koperasi Merah Putih. Letaknya yang mudah diakses ini diharapkan dapat memudahkan warga Kecamatan Borbor yang ingin mengurus berbagai keperluan administrasi keagamaan tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
Keberhasilan penandatanganan dokumen hibah ini tidak terlepas dari dedikasi dan kerja keras jajaran internal KUA Borbor. Selama satu tahun penuh bertugas, Monang Naibaho telah mencurahkan energi dan upayanya demi mewujudkan cita-cita berdirinya Kantor KUA Borbor yang representatif. Proses ini menuntut ketekunan tinggi, terutama dalam mengawal segala aspek legalitas dan birokrasi dari nol hingga tanah tersebut siap diserahterimakan secara resmi.
Fokus utama kerja keras tersebut berkaitan erat dengan penataan persuratan administrasi dan legalitas surat tanah. Monang Naibaho memastikan bahwa seluruh dokumen tanah hibah ini tercatat secara digital dan valid pada aplikasi penatausahaan aset pemerintah. Seluruh data diintegrasikan ke dalam sistem Siwak (Sistem Informasi Wakaf) dan Siman (Sistem Informasi Manajemen Aset Negara), serta dikoneksikan langsung dengan Kantor Pertanahan (Kantah) BPN Toba dan KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang) agar memiliki kekuatan hukum yang tetap.
Di samping mengurus legalitas aset tanah institusi, pada jam kerja operasionalnya, personil KUA Borbor juga aktif melakukan berbagai kegiatan turun ke lapangan. Mereka fokus pada program penguatan basis data keagamaan di wilayah tersebut. Aktivitas ini mencakup pemutakhiran data masjid, pendataan tanah wakaf perkuburan, pemetaan data umat beragama, hingga inventarisasi data majelis taklim secara berkala agar seluruh data umat terdokumentasi dengan akurat.
Semua pencapaian dan pergerakan roda organisasi di KUA Borbor ini berjalan di bawah komando Ikhsan Yakin Siregar, S.HI selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala KUA Borbor. Dalam menjalankan roda kepemimpinan tersebut, Monang Naibaho selalu menanamkan dan menjaga prinsip loyalitas serta integritas yang tinggi. Dedikasi ini dipegang teguh sebagai cerminan identitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat luas.
Selain fokus pada pembangunan fisik kantor, KUA Borbor saat ini juga tengah merancang program pembinaan mental spiritual yang menyentuh langsung ke akar rumput. Pihak KUA sedang berencana mendirikan Taman Baca Al-Qur'an (TPA/TPQ) yang nantinya akan dipusatkan di Komplek Masjid Al-Ikhlas Janji Maria. Program ini dirancang sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap pemenuhan hak pendidikan agama bagi generasi muda Muslim di pelosok wilayah tersebut.
Pendirian Taman Baca Al-Qur'an ini ditargetkan dapat memberikan dampak positif langsung, khususnya bagi anak-anak dari 13 Kepala Keluarga (KK) umat Islam yang bermukim di Desa Janji Maria. Melalui fasilitas ruang belajar ini, mereka diharapkan bisa memperoleh tambahan pendidikan agama yang memadai di luar sekolah formal. Langkah strategis ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga beriman, bertakwa, dan memiliki akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat. (MHS/IYS)