APRI Probolinggo Bakti Sosial di Pulau Gili Ketapang
News

APRI Probolinggo Bakti Sosial di Pulau Gili Ketapang

  04 Dec 2024 |   43 |   Penulis : Humas Cabang APRI Jawa Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Jawa Timur

Dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke 79 Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) bersama jajaran pejabat pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo mengadakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan air bersih kepada warga di Pulau Gili Ketapang. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian atas krisis air bersih yang melanda wilayah tersebut akibat kerusakan pipa bawah laut yang menghubungkan suplai air dari daratan ke pulau.

Ratusan dus air minum didistribusikan melalui lembaga-lembaga Madrasah Diniyah (Madin) di bawah naungan Kemenag. Ketua Apri dan Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo turut serta dalam proses penyaluran, memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang sangat membutuhkan terutama bagi guru dan murid di Madin.

Bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Kemenag dalam mendukung masyarakat yang terdampak krisis air bersih. Warga Gili Ketapang menyambut antusias bantuan tersebut. Mereka mengungkapkan rasa syukur karena bantuan air bersih sangat membantu memenuhi kebutuhan harian selama perbaikan pipa berlangsung. 


Imamudin Nur Fajri, Ketua APRI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Kemenag terhadap masyarakat yang membutuhkan. “Kami ingin hadir langsung membantu warga yang sedang kesulitan. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka, setidaknya untuk sementara,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk mencari solusi jangka panjang atas krisis air bersih di pulau tersebut.

Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, Samsur menambahkan bahwa aksi bakti sosial ini adalah wujud nyata dari misi Kemenag dalam melayani masyarakat, tidak hanya di bidang keagamaan tetapi juga sosial. “Kami ingin memastikan bahwa Kemenag selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka menghadapi kesulitan seperti ini,” ujarnya. Ia juga menuturkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Kemenag dalam memberikan dukungan terhadap masyarakat yang terdampak krisis air bersih. 

Bakti sosial ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi juga mempererat hubungan antara kemenag dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi simbol kepedulian dan solidaritas dalam mengatasi tantangan yang dihadapi bersama oleh warga dan pemerintah (FR)

Bagikan Artikel Ini

Infografis