Daerah

Tingkatkan Kepedulian Umat, KUA Sinehu Gelar Pelatihan Fardhu Kifayah di BKM Ar-Rahman
24 Jan 2026 | 7 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sinehu (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siempat Nempu Hulu (Sinehu) sukses menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis dan pelatihan tata cara pengurusan jenazah (fardhu kifayah). Kegiatan ini dilaksanakan di Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Ar-Rahman, Desa Sigambir-Gambir, yang diikuti oleh puluhan warga serta tokoh agama setempat dengan khidmat, Jumat (23/01).
Kepala KUA Sinehu, Tuppak Padang, S.Ag., dalam sambutannya menekankan pentingnya regenerasi praktisi fardhu kifayah di tengah masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa kewajiban mengurus jenazah merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan pemahaman syariat yang benar agar prosesi pemulasaraan berjalan sempurna.
"Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya kita memastikan bahwa setiap desa memiliki tenaga yang terampil dan siap saat dibutuhkan. Kami berharap melalui kegiatan ini, tidak ada lagi kekhawatiran di tengah masyarakat mengenai siapa yang akan mengurus jenazah sesuai tuntunan sunnah," ujar Tuppak Padang dalam arahannya.
Untuk memastikan materi tersampaikan dengan komprehensif, KUA Sinehu menghadirkan tiga pemateri ahli di bidangnya. Ust. Suprianto Munthe, S.Ag., mengawali sesi dengan memaparkan landasan hukum dan adab menghadapi orang yang sedang sakaratul maut hingga teknis memandikan jenazah secara syar'i.
Sesi kemudian dilanjutkan oleh Ustadz Berlin Limbong, S.Pd., yang memberikan simulasi langsung mengenai teknik mengkafani jenazah. Dengan penuh ketelitian, beliau memperagakan cara memotong kain kafan dan membungkus jenazah secara efisien namun tetap menjaga kehormatan mayit.

Tak hanya untuk jamaah laki-laki, pelatihan ini juga menyasar jamaah perempuan dengan hadirnya Ustadzah Nurliasniati, S.Ag, MM. Beliau memberikan pendalaman khusus mengenai tata cara memandikan dan mengkafani jenazah wanita, mengingat adanya perbedaan teknis tertentu yang harus diperhatikan oleh para kaum ibu.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara, terutama saat sesi tanya jawab mengenai kendala lapangan yang sering dihadapi, seperti mengurus jenazah dalam kondisi medis tertentu. Para pemateri memberikan jawaban lugas berdasarkan rujukan kitab kuning dan regulasi yang berlaku di lingkungan Kementerian Agama.
Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program, KUA Sinehu menutup rangkaian acara dengan memberikan kenang-kenangan yang sangat bermanfaat. Di akhir kegiatan, panitia membagikan buku panduan praktis fardhu kifayah kepada seluruh peserta yang hadir agar dapat dipelajari kembali di rumah masing-masing.
Menariknya, buku panduan tersebut merupakan karya orisinal yang disusun langsung oleh tim internal KUA Sinehu. Buku ini dirancang dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh masyarakat awam, sekaligus menjadi standarisasi prosedur pengurusan jenazah di wilayah Kecamatan Siempat Nempu Hulu.(RFS)
KUA Sidikalang Gencarkan Gerakan Gas Nikah
24 Jan 2026