Sambut Ramadan 1447 H, Ka. KUA Bagan Sinembah Pimpin Musyawarah Dai se Kecamatan
Daerah

Sambut Ramadan 1447 H, Ka. KUA Bagan Sinembah Pimpin Musyawarah Dai se Kecamatan

  31 Jan 2026 |   34 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Rokan Hilir (Humas) Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan kegiatan keagamaan menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bagan Sinembah, Firdaus, memimpin Musyawarah Dai se-Kecamatan Bagan Sinembah, Jumat (30/01/2026).

Musyawarah yang digelar usai Shalat Jumat tersebut berlangsung di Masjid Arrahman KM 1 Bagan Batu dan dihadiri sekitar 50 ustaz, dai, termasuk Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dari seluruh wilayah Kecamatan Bagan Sinembah.

Turut hadir mendampingi Kepala KUA, jajaran ASN KUA Bagan Sinembah yakni Muliadi, Rozali, dan Hamsar Harahap. Kegiatan musyawarah dipandu oleh Rozali, IR, selaku protokol dari KUA Bagan Sinembah.

Pada kesempatan itu, Firdaus, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran serta kekompakan para ustaz dan pengurus masjid yang telah menghadiri musyawarah sebagai langkah awal memperkuat koordinasi untuk mensukseskan kegiatan selama bulan suci Ramadan.

Lebih lanjut, Firdaus menegaskan bahwa Ramadan yang sudah di ambang pintu harus diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan yang memerlukan persiapan yang matang, terencana, dan terkoordinasi di setiap masjid dan musala di wilayah Kecamatan Bagan Sinembah. 

Firdaus menekankan bahwa peran dai bukan sekadar berceramah, melainkan menjadi perekat sosial di tengah masyarakat. Ia meminta para dai menyampaikan pesan-pesan yang moderat agar suasana Ramadan tetap kondusif dan penuh kedamaian.

"Ramadan sudah di ambang pintu. Kita ingin setiap sudut Bagan Sinembah merasakan kekhusyukan melalui persiapan yang matang dan terkoordinasi. Saya berharap seluruh kita aktif dalam menyemarakkan bulan suci yang mulia ini," ujarnya.

Musyawarah tersebut membahas sejumlah poin penting, diantaranya: Persiapan Safari Ramadan, baik dari sisi jadwal, materi ceramah, maupun kesiapan dai yang akan ditugaskan termasuk optimalisasi peran dai dan ustaz dalam menyampaikan tausiyah yang menyejukkan, moderat, dan memperkuat ukhuwah umat.

Selanjutnya, pengaturan jadwal imam dan penceramah, termasuk salat tarawih, witir, serta kegiatan keagamaan lainnya.

Pelaksanaan tadarus Al-Qur’an  selama Ramadan turut juga menjadi poin yang turut dibahas. Penyusunan jadwal kultum oleh masing-masing BKM.(HH/Humas)

 

Bagikan Artikel Ini

Infografis