Daerah

Rapat Persiapan Harlah ke-7 APRI Bireuen Diwarnai Pelepasan Dua Anggotanya yang Purna Tugas
01 Jul 2026 | 53 | Penulis : Humas PC APRI Bireuen | Publisher : Biro Humas APRI Aceh
Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) Bireuen menggelar rapat dengan agenda persiapan pelaksanaan Hari Lahir (Harlah) ke-7 APRI di aula Cafe Bireuen Partee, Kota Juang, Bireuen, Rabu (1/7/2026).
Rapat dihadiri para pengurus harian dan ketua seksi, juga turut hadir Kepala Seksi Bimas Islam, Kankemenag Bireuen Rifal Fauzal, SH. Selain membahas agenda Harlah APRI, momen tersebut juga diselingi dengan pelepasan dua orang penghulu yang memasuki masa purna bakti.
Rapat koordinasi itu menghasilkan sejumlah agenda strategis di antaranya, penanaman pohon sebagai gerakan ekoteologi, santunan untuk anak yatim dan penyandang disabilitas yang dipusatkan di Kecamatan Juli, pada 15 Juli 2026 dan diselingi sepakbola gembira antar 17 KUA se-Kabupaten Bireuen.
Peringatan Harlah APRI tahun 2026 mengusung tema, Menguatkan Peran Penghulu, Mewujudkan Keluarga Sakinah, Umat Berkah, sekaligus mendukung semangat program prioritas Kementerian Agama di bidang Ekoteologi, dengan mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Kasi Bimas Islam, Rifal Fauzal SH, dalam sambutannya mendukung penuh agenda Harlah APRI ke-7 tahun ini. Terlebih lagi di dalamnya ada penanaman pohon secara serentak pada 15 Juli, guna mendukung program prioritas Kemenag RI berupa implementasi nyata di bidang ekoteologi guna pelestarian lingkungan yang bermanfaat bagi umat.
"Satu pohon saja yang kita tanam, akan sangat bermanfaat bagi lingkungan dan manusia dan itu sangat dianjurkan dalam Islam," katanya.
Rifal juga mengapresiasi agenda strategis Harlah APRI Bireuen lainnya, dengan memberikan santunan kepada anak yatim dan kalangan penyandang disabilitas.
"Semoga APRI Bireuen bisa terus mewujudkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar yang kurang mampu," ingat mantan Kasubbag TU Kankemenag Bireuen itu.
Ketua PC APRI Bireuen, Dicky Kurniawan, SH.I, mengatakan, peringatan Harlah APRI 2026 bukan sekadar seremonial tahunan, namun harus menjadi momentum penting untuk menggerakkan semangat berbagi dan membangun sinergitas dengan semua kalangan.
"Selain memperkuat konsolidasi organisasi, kita juga ingin agar APRI menjadi oase bagi masyarakat kecil dan kurang mampu. Meskipun dengan dana yang kecil, namun kehadiran kita dapat bermanfaat bagi umat," ujar kepala KUA Jeunieb itu.
Di penghujung acara, suasana haru menyelimuti segenap anggota APRI Bireuen ketika melepaskan dua orang anggotanya yang memasuki masa purna tugas, Drs. Syafruddin dan Drs. Sabri.
Syafruddin, yang juga Kepala KUA Pandrah dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih karena telah mengundang dirinya. Setelah selama 30 tahun menjadi bagian dari keluarga besar Kemenag Bireuen, yang bertugas sebagai penghulu tentu banyak suka dan dukanya.
"Dari lubuk hati yang paling dalam saya menyampaikan terimakasih atas kebersamaan kita selama ini. Tidak mudah meninggalkan rekan-rekan semua. Baik dalam hubungan sebagai abdi negara, maupun sebagai sahabat," ucapnya dalam nada haru.
Syafruddin mohon pamit namun dengan harapan agar APRI jangan pernah melupakan dirinya. Kedua anggota APRI yang purna tugas turut diberikan santunan oleh Ketua APRI Bireuen, Dicky Kurniawan, SH.I
"Jika ada momen-momen penghulu yang bisa melibatkan saya, insya Allah saya dengan senang hati akan ikut bergabung," katanya lirih seraya mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangannya selama bertugas sebagai penghulu.
Kasi Bimas Islam, Rifal Fauzal menyampaikan pesan kepada kedua penghulu yang purna bakti agar tetap berkontribusi dengan tetap menebarkan nilai-nilai positif Kemenag Bireuen di tengah-tengah masyarakat.
"Hari ini kita berpisah sebagai rekan kerja di kantor, tetapi yakinlah kebersamaan kita di luar kantor akan tetap terjalin sampai kapanpun. Saya mewakili pimpinan dan seluruh keluarga besar Kemenag Bireuen mengucapkan terimakasih dan mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan," pungkas Rifal.