Rakerwil I PW APRI Banten 2024-2028: Profesionalisme Penghulu
Daerah

Rakerwil I PW APRI Banten 2024-2028: Profesionalisme Penghulu

  25 Nov 2025 |   94 |   Penulis : Biro Humas APRI Banten |   Publisher : Biro Humas APRI Banten

Serang, Banten - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Banten sukses menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I untuk periode kepengurusan 2024-2028. Acara penting ini dilangsungkan pada Selasa, 25 November 2025, bertempat di Wanda Galuh, Kota Serang, dan dihadiri oleh jajaran petinggi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Banten.

Kehadiran unsur pimpinan Kanwil Kemenag Banten menunjukkan dukungan institusi terhadap peran strategis para penghulu. Turut hadir dalam Rakerwil tersebut adalah Kepala Kanwil Kemenag Banten, H. Amrullah, didampingi oleh Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais), H. Humaedi HakimKepala Tim Umum, H. Damanhudri, serta Pengawas PW APRI Banten, H. Badri Hasun dan H. Komar.

Dalam sambutannya yang mengawali Rakerwil, Ketua PW APRI Banten menyampaikan harapannya agar sinergi antara APRI dan Kemenag dapat semakin kuat. Secara spesifik, Ketua PW APRI Banten memohon kepada Kepala Kanwil Kemenag Banten untuk memberikan ruang sekretariat bagi PW APRI Banten di wilayah operasional Kemenag Banten. Permintaan ini bertujuan untuk memfasilitasi koordinasi organisasi dan mendukung kelancaran program kerja APRI Banten dalam melayani masyarakat dan memajukan profesi penghulu.

"Kami berharap Bapak Kepala Kanwil dapat memberikan ruang dan dukungan penuh, termasuk ketersediaan ruang sekretariat di wilayah Kemenag Banten. Hal ini krusial agar APRI dapat bekerja lebih efektif dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat," ujar Ketua PW APRI Banten.

Menanggapi harapan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Banten, H. Amrullah, memberikan arahan yang tegas sekaligus inspiratif. H. Amrullah menekankan bahwa APRI sebagai organisasi profesi harus memiliki dampak nyata bagi umat dan bangsa. Ia secara khusus menyoroti peran strategis penghulu dalam menekan tingginya angka perceraian di Provinsi Banten.

Menurutnya, para penghulu adalah garda terdepan yang paling dekat dengan calon pengantin, sehingga memiliki kesempatan emas untuk memberikan edukasi dan bimbingan pranikah yang berkualitas, membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Selain itu, Kepala Kanwil juga menegaskan pentingnya APRI untuk mendukung penuh program-program prioritas pemerintah. Salah satu program yang ditekankan adalah inisiatif MBG (Makan Bergizi Gratis), yang merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mencegah stunting.

"APRI harus berdampak. Tugas utama Anda adalah menekan angka perceraian. Namun, lebih jauh, Anda juga mendukung program pemerintah seperti MBG. Jika calon anak tumbuh dengan baik, secara fisik dan mental, kelak saat dewasa mereka akan menjadi penerus bangsa yang berkualitas," tegas H. Amrullah di hadapan peserta Rakerwil.

H. Amrullah menambahkan bahwa pengawasan terhadap kesehatan calon pengantin dan edukasi gizi pra-nikah merupakan langkah preventif yang krusial untuk memastikan lahirnya generasi unggul. Peran penghulu dalam memberikan pemahaman ini dianggap vital untuk masa depan pembangunan bangsa.

Rakerwil I ini merupakan momen konsolidasi awal bagi PW APRI Banten. Agenda utama Rakerwil adalah menyusun dan menetapkan program kerja strategis yang akan dijalankan selama empat tahun ke depan, berlandaskan visi dan misi organisasi serta selaras dengan kebijakan Kanwil Kemenag Banten.



Fokus program kerja tersebut diharapkan mencakup:

  • Peningkatan kompetensi dan profesionalisme penghulu.
  • Penegakan disiplin dan etika profesi.

Dengan arahan langsung dari Kepala Kanwil Kemenag Banten, PW APRI Banten diharapkan dapat menjadikan Rakerwil I ini sebagai fondasi kuat untuk berkontribusi aktif dalam pembentukan keluarga yang berkualitas, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat Banten yang religius dan sejahtera.(zita)

Bagikan Artikel Ini

Infografis