Rakerwil APRI Jawa Timur: Fokus Penguatan Kapasitas dan Kompetensi Penghulu
Informasi

Rakerwil APRI Jawa Timur: Fokus Penguatan Kapasitas dan Kompetensi Penghulu

  27 Aug 2025 |   224 |   Penulis : Biro Humas APRI Jawa Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Jawa Timur

Probolinggo – Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Grand Whiz Bromo, pada 27–28 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus wilayah APRI Jawa Timur. Turut hadir Pembina PW APRI Jawa Timur, sekaligus Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Jatim, H. Munir, S.Ag., M.Ag beserta Ketua Tim Kepenghuluan Jawa Timur H. Ahmad Najib, S.Ag, M.HI. 

Dalam sambutannya saat pembukaan acara, H. Munir menegaskan pentingnya keberadaan APRI Jawa Timur sebagai wadah yang mampu mengakomodasi kepentingan para penghulu, sekaligus menjadi garda advokasi dalam memperjuangkan profesionalisme dan kesejahteraan penghulu di Jawa Timur. “Saya sangat mengapresiasi APRI JATIM yang sering berkolaborasi dengan kami URAIS dalam kegiatan-kegiatan pengembangan kepenghuluan. Selain itu APRI Jatim memiliki peran strategis, bukan hanya untuk membangun solidaritas, tapi juga untuk meningkatkan kapasitas dan memperkuat advokasi bagi penghulu sebagai ujung tombak pelayanan umat,” ujarnya.



Ketua APRI Jawa Timur, H.Wawan Ali Suhudi dalam sambutannya menyampaikan bahwa rakerwil ini menjadi momentum konsolidasi program dan penguatan organisasi, dengan harapan para penghulu Jawa Timur semakin berdaya dan profesional dalam menjalankan tugas kepenghuluan. Ia juga menegaskan komitmennya dalam memajukan kepenghuluan, khususnya bidang hukum. “Penghulu bukan sekadar pelayan umat, tetapi juga pejabat yang mengeluarkan produk hukum berupa akta nikah dan akta ikrar wakaf. Karena itu APRI Jatim siap memfasilitasi peningkatan kapasitas dan pemahaman hukum agar setiap produk yang dihasilkan sah dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Selain itu, forum Rakerwil juga membahas berbagai isu aktual yang dihadapi para penghulu, mulai dari peningkatan kompetensi, sinergi dengan instansi terkait, hingga tantangan dalam memberikan layanan pencatatan perkawinan yang berkualitas di era digital.

Para peserta sangat antusias dengan kegiatan Rakerwil ini, dan telah merancang kegiatan-kegiatan yang akan berdampak dalam menunjang tugas dan tusi penghulu Jawa Timur, sehingga APRI Jatim tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga motor penggerak dalam memperkuat peran penghulu di tengah masyarakat. (FR)

Bagikan Artikel Ini

Infografis