Nasional




Penyuluh Agama KUA Buay Madang Tanamkan Karakter Anak Sejak Dini
12 May 2026 | 13 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Selatan | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Selatan
PC. APRI Sumsel (OKU Timur), — Upaya membentuk generasi muda yang berakhlak dan berkarakter di tengah derasnya arus digitalisasi terus dilakukan oleh Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Buay Madang Kabupaten Ogan Komering ULu Timur (OKU Timur) melalui kegiatan pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan yang dilaksanakan di SDN 1 Banjarsari, Desa Way Halom, Kecamatan Buay Madang. Senin, 11/05/2026 yang diikuti 90 peserta didik dengan motivator Lumatul Arif, S.Pd.I, Sapta Liana, S.Pd, Sutriyah, S.Pd, dan Ahmad Syairozi, S.Pd.I. Materi yang disampaikan berfokus pada pembentukan akhlak, adab, kedisiplinan, serta bijak menggunakan teknologi dan media digital di usia anak-anak.
Program ini merupakan bentuk tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia) dengan Dinas Pendidikan dalam upaya memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Buay Madang yang diwakili Ketua Pokjaluh, Lumatul Arif, S.Pd.I, menyampaikan bahwa anak-anak saat ini hidup di era digital yang penuh tantangan sehingga membutuhkan pendampingan moral dan spiritual sejak dini.
“Anak-anak kita hari ini tumbuh bersama gadget dan media sosial. Jika tidak dibentengi dengan nilai agama dan akhlak yang baik, mereka akan mudah terpengaruh hal-hal negatif. Karena itu, penyuluh agama hadir bukan hanya di masyarakat, tetapi juga di sekolah-sekolah untuk menanamkan karakter dan membangun generasi yang cerdas serta berakhlakul karimah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen penyuluh agama dalam mendukung program pendidikan karakter yang berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Banjarsari yang diwakili oleh Eva Marlina, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kontribusi KUA Buay Madang melalui kegiatan pembinaan tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada para penyuluh agama yang telah hadir memberikan motivasi dan pembinaan kepada anak-anak kami. Di tengah perkembangan zaman saat ini, pendidikan karakter memang sangat dibutuhkan agar anak-anak tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan sopan santun,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa tampak aktif mengikuti sesi penyampaian materi, tanya jawab, hingga praktik sederhana tentang adab dan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Pokjaluh KUA Buay Madang berharap sinergi antara lembaga pendidikan dan penyuluh agama dapat terus diperkuat demi menciptakan generasi muda yang beriman, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era digital dengan bijak. (Md)