Daerah

Pelaksanaan Pembinaan Umat Kolaborasi KUA Gunungsitoli dengan Pokjaluh
20 Nov 2025 | 34 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Gunung Sitoli | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Gunungsitoli, (Humas). KUA Gunungsitoli bersama Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) kembali menggulirkan program pembinaan ummat melalui kegiatan Pengajian Al-Muhajirin, yang digelar pada Kamis, (20/11), di Aula KUA Gunungsitoli. Kegiatan ini merupakan kolaborasi rutin antara KUA Kecamatan Gunungsitoli dan Pokjaluh sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan bagi masyarakat, khususnya para muallaf.
Program ini menargetkan para muallaf yang tercatat melakukan hijrah pada tahun 2024 dan 2025. Fokus pembinaannya diarahkan pada penguatan aqidah, pemahaman dasar keislaman, serta pendampingan rohani agar para muallaf memperoleh fondasi agama yang lebih kokoh. Agenda ini dijadwalkan berlangsung sekali setiap bulan di KUA Gunungsitoli.
Kepala KUA Gunungsitoli, H. Abrar Hia, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembinaan muallaf bukan hanya tugas administratif, tetapi tanggung jawab moral untuk memastikan setiap saudara baru dalam Islam mendapatkan bimbingan yang layak. “Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang belajar yang nyaman dan berkelanjutan, sehingga para muallaf benar-benar merasakan hadirnya pendampingan dari lembaga keagamaan,” ungkapnya.
Ketua Pokjaluh Gunungsitoli, Hj. Karimah Yanti, turut memberikan apresiasi atas antusiasme peserta. Ia menekankan pentingnya sinergi lembaga dalam memperkuat dakwah yang ramah, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan jamaah. “Pokjaluh berkomitmen terus hadir bersama KUA dalam mendampingi para muallaf, bukan hanya mengenalkan ajaran, tetapi juga memastikan mereka merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar umat Islam,” ujarnya.
Setelah sesi sambutan, penyampaian materi dilakukan oleh para penyuluh agama: Ustadz Irwansyah Gulo, Ustadz Elias Malik, dan Ustadz Usuluddin. Mereka membawakan tema-tema dasar keislaman mulai dari tauhid, tata ibadah, hingga bimbingan akhlak. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa STAI Nias yang tengah melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di KUA Gunungsitoli, sehingga menambah dinamika dan semarak acara.
Para muallaf yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Suasana diskusi berlangsung hangat, dan sebagian peserta menyampaikan rasa syukur karena dapat mengikuti pembinaan yang terstruktur dan mudah dipahami.
Program bulanan ini kemudian diberi nama Pengajian Al-Muhajirin, sebagai simbol kebersamaan dan perjalanan baru para muallaf dalam memperdalam agama. Panitia berharap kegiatan ini terus berkesinambungan serta memberikan berkah bagi seluruh peserta maupun penyelenggara. (MHS/AH)