Kunjungan Riset di KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara
21 Nov 2025 | 31 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Gunung Sitoli | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Gunungsitoli, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara menerima kunjungan akademik dari Darliana Harefa, mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nias Jum’at, (21/11). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penyusunan skripsinya yang berjudul “Strategi KUA dalam Mengantisipasi Pengaruh Ajakan Keagamaan Eksternal”.
Dalam pelaksanaan penelitiannya, Darliana Harefa melakukan wawancara langsung dengan Kepala KUA Gunungsitoli Utara, Amir Sidik Harefa, S.Pd.I. dan Penyuluh Agama Islam Novita Sari, S.Sos. Kedua narasumber tersebut memberikan penjelasan terkait berbagai program, kebijakan, dan pola pembinaan yang dijalankan KUA untuk memperkuat ketahanan pemahaman keagamaan masyarakat.
Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan pembinaan umat, terutama dalam hal peningkatan literasi keagamaan dan pendampingan masyarakat. Melalui wawancara tersebut, peneliti memperoleh gambaran tentang bagaimana KUA berperan dalam memberikan edukasi keagamaan yang komprehensif dan solutif.
Pihak KUA menyampaikan bahwa strategi yang digunakan tidak hanya berfokus pada kegiatan penyuluhan, tetapi juga pada penguatan komunikasi dengan tokoh masyarakat, lembaga pendidikan keagamaan, dan kelompok binaan. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah kolaboratif dalam menjaga keharmonisan dan soliditas umat.
Kehadiran mahasiswi STAI Nias tersebut disambut baik oleh KUA Gunungsitoli Utara. Penelitian akademik seperti ini dinilai penting karena dapat mendorong peningkatan mutu program keagamaan dan memberikan masukan konstruktif terhadap pengembangan pelayanan publik di lingkungan KUA.
Kegiatan wawancara berlangsung secara dialogis, terbuka, dan didukung dengan penyampaian data serta pengalaman lapangan dari para narasumber. Melalui penelitian ini, diharapkan lahir rekomendasi yang bermanfaat bagi penguatan strategi pembinaan keagamaan di wilayah Gunungsitoli Utara pada masa mendatang. (DIH)