KUA Tuhemberua Ikuti Edukasi Ketahanan Remaja, Perkuat Upaya Cegah Perkawinan Anak
Daerah

KUA Tuhemberua Ikuti Edukasi Ketahanan Remaja, Perkuat Upaya Cegah Perkawinan Anak

  29 Jul 2026 |   8 |   Penulis : Humas Cabang APRI Nias Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Tuhemberua (Humas). Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Tuhemberua, Betha Nugraha Pratama, S.Sos., mengikuti kegiatan Edukasi 8 Fungsi Keluarga Seri 07 bertema "Remaja Berketahanan Cegah Perkawinan Anak" yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (29/07). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Bina Peran Serta Masyarakat, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan implementasi delapan fungsi keluarga sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya membangun ketahanan remaja sebagai langkah strategis dalam mencegah terjadinya perkawinan anak. Melalui edukasi ini, peserta dibekali wawasan tentang peran keluarga, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja secara optimal.

Acara dipandu oleh moderator Elsy Novarita, S.Sos., M.I.Kom. Sementara itu, kata pengantar disampaikan oleh Plt. Direktur Bina Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN, Anita Latifah, S.Si., M.H., yang menegaskan bahwa keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter, ketahanan, dan masa depan generasi muda sehingga pencegahan perkawinan anak harus menjadi tanggung jawab bersama.

Materi utama disampaikan oleh dr. Irma Ardiana, MAPS., selaku Direktur Bina Ketahanan Remaja Kemendukbangga/BKKBN. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya membangun remaja yang tangguh, berdaya, dan mampu mengambil keputusan yang tepat melalui penguatan pendidikan, komunikasi dalam keluarga, serta pendampingan yang berkelanjutan. Ketahanan remaja dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam menekan angka perkawinan anak dan mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Usai mengikuti kegiatan, Betha Nugraha Pratama menyampaikan bahwa materi yang diperoleh sangat relevan dengan tugas KUA dalam memberikan pembinaan kepada calon pengantin, remaja, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara KUA, keluarga, sekolah, dan berbagai pihak perlu terus diperkuat agar upaya pencegahan perkawinan anak dapat berjalan secara efektif.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, KUA Tuhemberua menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas aparatur sekaligus mendukung program pemerintah dalam membangun keluarga yang berkualitas, memperkuat ketahanan remaja, serta mewujudkan generasi yang sehat, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan. (MHS/BNP)

Bagikan Artikel Ini

Infografis