KUA Tanah Putih Matangkan Persiapan Kerja Sama Pembinaan Keagamaan dengan Lapas
09 Jul 2026 | 11 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Rokan Hilir (Humas) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih, H. Majemuk memimpin rapat internal bersama seluruh Penyuluh Agama Islam di Balai Nikah KUA Kecamatan Tanah Putih, Rabu (08/07/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah awal mematangkan persiapan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KUA Kecamatan Tanah Putih dengan Lapas Kelas II Bagansiapiapi terkait pelaksanaan program pembinaan keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan.
Rapat membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penyusunan konsep kerja sama, penentuan materi pembinaan keagamaan, pembagian tugas penyuluh, penyusunan jadwal kegiatan, hingga mekanisme pelaksanaan pembinaan di lingkungan Lapas. Seluruh peserta juga menyampaikan berbagai masukan agar program yang dirancang dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
H. Majemuk menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam memperluas jangkauan layanan keagamaan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan.
"Pembinaan keagamaan merupakan salah satu ikhtiar untuk membentuk karakter, memperkuat keimanan dan menumbuhkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Melalui kerja sama ini, kita berharap para warga binaan mendapatkan bekal spiritual yang kuat sehingga ketika kembali ke tengah masyarakat, mereka mampu menjadi pribadi yang lebih baik, produktif dan bermanfaat," ujar H. Majemuk.
Menurutnya, kehadiran penyuluh agama di lingkungan lembaga pemasyarakatan tidak hanya memberikan pemahaman keagamaan, tetapi juga menjadi pendamping spiritual yang mampu membangkitkan harapan dan semangat perubahan bagi para warga binaan.
Ia juga mengingatkan seluruh Penyuluh Agama Islam agar menjalankan amanah tersebut dengan penuh keikhlasan, kesabaran dan rasa tanggung jawab, sehingga pembinaan yang diberikan dapat menyentuh hati serta membawa dampak positif bagi para peserta.
"Saya berharap seluruh penyuluh dapat memberikan pelayanan terbaik, menyampaikan dakwah dengan pendekatan yang humanis, serta menjadi sahabat bagi warga binaan. Jadikan tugas ini sebagai ladang ibadah dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga setiap ilmu yang disampaikan menjadi amal jariyah dan membawa perubahan positif bagi mereka yang dibina," pesannya.