KUA Sei Kepayang Fasilitasi Musyawarah Masjid di Desa Sei Paham
Daerah

KUA Sei Kepayang Fasilitasi Musyawarah Masjid di Desa Sei Paham

  14 Nov 2025 |   84 |   Penulis : Humas Cabang APRI Asahan |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sei Kepayang, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Sei Kepayang memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Masjid Ittihadul Afham di Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H.Abdul Manan,MA, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Dr. H. Faisal Sadat Harahap,S.Ag,MH Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan, Buya Salman Abdullah Tanjung,LC,MA serta Tim Hisab dan Rukyat Kemenag Asahan.

Hadir pula Camat Sei Kepayang, Bapak Aspihan SH,MM, Kapolsek Sei Kepayang, atau diwakili Kanit Binmas Polsek Sei Kepayang AIPTU Jupi D. Sinaga, Ketua MUI Sei Kepayang, Drs. Hubban Sirait, Kepala Desa Sei Paham, Japilian, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para Kepala Dusun se-Desa Sei Paham, Kuasa Hukum Ari Setyawan,dkk, pengurus BKM Masjid Ittihadul Afham, serta masyarakat Desa Sei Paham.

Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Asahan, H.Abdul Manan, MA menyampaikan apresiasi kepada KUA Sei Kepayang dan seluruh pihak yang telah berinisiatif menyelenggarakan musyawarah ini. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kebersamaan umat dalam menjaga keharmonisan pengelolaan masjid. Masjid adalah pusat ibadah sekaligus pemersatu umat, maka segala urusan yang berkaitan dengannya harus diselesaikan dengan semangat musyawarah dan ukhuwah Islamiyah,” ujar Kakan Kemenag. 

Beliau juga menekankan pentingnya membina BKM dan jamaah agar setiap masjid di Kabupaten Asahan dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai dengan aturan. Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Kabupaten Asahan, Buya Salman Abdullah Tanjung,LC,MA mengingatkan pentingnya menjaga persatuan jamaah dalam mengelola masjid.

“Masjid adalah rumah Allah, bukan milik individu atau kelompok. Karena itu, semua pihak harus menjunjung tinggi adab dan semangat persaudaraan dalam bermusyawarah. Jika semua dijalankan dengan niat ikhlas, insya Allah masjid akan makmur dan masyarakat akan rukun,” ungkapnya.

Beliau juga mengapresiasi langkah KUA Sei Kepayang yang telah menjadi mediator dan fasilitator dalam menciptakan suasana dialog yang damai dan konstruktif di tengah masyarakat. Kegiatan musyawarah ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah kecamatan, Camat Sei  Kepayang, Danramil, dan Kapolsek masing-masing turut menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat Desa Sei Paham melalui jalur musyawarah dan mufakat.

Kepala KUA Sei Kepayang, H.Taufik Hidayat, Simanjuntak, S.Fil.I selaku fasilitator kegiatan, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran seluruh pihak yang berkomitmen menjaga kerukunan dan kemakmuran masjid di wilayahnya. “Kami di KUA Sei Kepayang senantiasa berupaya menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam pembinaan masjid. Semoga hasil musyawarah ini membawa kebaikan dan memperkuat persatuan jamaah Masjid Ittihadul Afham,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran unsur Muspika, tokoh agama, dan masyarakat menunjukkan tingginya kepedulian terhadap kemakmuran masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan di Desa Sei Paham.

Musyawarah ini berjalan dengan tertib dan penuh kekeluargaan. Camat Sei Kepayang, Danramil, Kapolsek, serta Kepala Desa Sei Paham dalam sambutan singkatnya masing-masing menyampaikan komitmen untuk terus mendukung pembinaan dan pengelolaan masjid yang kondusif serta menjadi wadah pemersatu masyarakat.

Para Kepala Dusun, perangkat desa, dan masyarakat Sei Paham juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah KUA Sei Kepayang dan Kemenag Asahan yang hadir langsung memediasi kegiatan keagamaan dengan pendekatan yang santun dan damai. Kegiatan musyawarah Masjid Ittihadul Afham Desa Sei Paham ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Kab. Asahan , disertai harapan agar hasil musyawarah menjadi awal baru bagi penguatan persatuan dan kemakmuran umat.

Kehadiran seluruh pihak dari unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menegaskan bahwa kolaborasi dan musyawarah adalah kunci utama dalam menjaga keharmonisan dan kemaslahatan umat di Kabupaten Asahan. (SHH)
πŸ’¬ Komentar Pembaca
S
SABIL 14 Nov 2025 18:38

Keren Kua Sei Kepayang, bertugas ikhlas tiada batas

Bagikan Artikel Ini

Infografis