KUA Kabanjahe Ajak Siswa Raih Cita-cita, Hindari Pergaulan Bebas
Daerah

KUA Kabanjahe Ajak Siswa Raih Cita-cita, Hindari Pergaulan Bebas

  23 Apr 2026 |   119 |   Penulis : Humas Cabang APRI Karo |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Kabanjahe, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama Kabanjahe Nasrun, S.Pd.I., MA bersama para Penghulu Ahmad Yani dan Penyuluh Agama Islam Maya Fitri Ani Solin melaksanakan kegiatan Bimbingan Pra-nikah bagi remaja usia sekolah di Madrasah Aliyah Negeri Karo pada Kamis (23/04).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini tentang pentingnya kesiapan dalam membangun rumah tangga yang sakinah. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar lebih bijak dalam menyikapi pernikahan. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang dikemas secara edukatif dan interaktif.

Selanjutnya, Nasrun menyampaikan bahwa KUA bukan hanya mengatur urusan pernikahan saja, namun juga membina keluarga sakinah. "Jadi, KUA Kabanjahe hadir mendampingi masyarakat dari sebelum menikah, saat menikah, hingga menjaga keharmonisan keluarga dengan berbagai program pembinaan. Pembinaan ini dimulai dari fase edukatif dan preventif, yaitu BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah usia 15-19 tahun), BRUN (Bimbingan Remaja Usia Nikah >19 tahun) dan Binwin Bimbingan Calon Pengantin. "Inilah yang kami laksanakan pada Fase awal, jelasnya. 

"Selanjutnya fase solutif dan berkelanjutan, yaitu Konsultasi permasalahan dan keluarga, mediasi dan solusi konflik rumah tangga, dan pendampingan hingga tuntas, " pungkasnya. Jadi pelaksanaan BRUS sebagai pemahaman tentang pentingnya menjaga pergaulan dan mempersiapkan masa depan dengan baik. "Untuk itu ananda kami, yang paling penting saat ini adalah bagaimana merencanakan dan membangun masa depan kalian. Fokuslah balajar dalam mencari ilmu" jelasnya. 

Sejalan dengan hal tersebut Ahmad Yani menegaskan pentingnya pembinaan sejak usia sekolah agar remaja tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan besar. Ia mengatakan pernikahan bukan hanya tentang kesiapan usia, tetapi juga kesiapan mental, emosional, dan spiritual. Ia menyampaikan secara langsung,"Bimbingan pra-nikah bagi remaja usia sekolah ini sangat penting agar para remaja memiliki bekal ilmu, kesiapan mental, dan pemahaman agama sebelum memasuki jenjang pernikahan. "jelasnya.

"Begitu pun Maya Fitri juga mengajak mari kita tata masa depan, kita jaga pergaulan, jangan sampai salah mencari pertemanan. Dan teruslah motivasi diri ananda agar dapat sukses dalam belajar dan berkarya," tambahnya. 

Selanjutnya kepala MAN Karo, Ashari Fahmi, S.Pd., MM mengatakan sinergi antara MAN, KUA, Penghulu dan Penyuluh, menjadi kunci keberhasilan program ini. Ke depannya harapan kami kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut dalam membentuk generasi yang berkualitas untuk Indonesia Emas. Kegiatan ini digelar di halaman MAN Karo dan diikuti oleh siswa kelas X dan XI. (ays)

Bagikan Artikel Ini

Infografis