KUA Gunungsitoli Utara Bina Generasi Muda dengan Akhlakul Karimah di Tengah Arus Zaman
19 Jun 2026 | 8 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Gunung Sitoli | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Gunungsitoli Utara, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara terus berperan aktif dalam mendukung pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda. Melalui program kerja pembinaan masyarakat dan lembaga pendidikan, KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara mengirimkan tenaga penyuluhnya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan ekstrakurikuler keagamaan yang diselenggarakan oleh Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTs NU) Gunungsitoli. Kegiatan berlangsung pada hari Kamis, 18 Juni 2026 bertempat di Aula MTs NU Gunungsitoli dan dihadiri oleh seluruh siswa serta dewan guru.
Dalam kesempatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara, Novita Sari, S.Sos, bertindak sebagai pemateri utama dengan mengusung tema “Membentuk Generasi Muda yang Berakhlakul Karimah di Era Modern”. Materi disampaikan secara interaktif dan disesuaikan dengan pemahaman usia siswa, sehingga mudah diterima dan dipahami. Penyuluh menekankan bahwa pembinaan akhlak adalah fondasi utama dalam membangun kepribadian muslim yang tangguh dan tidak mudah terombang-ambing oleh perubahan zaman.
Novita Sari menyampaikan bahwa tantangan terbesar bagi generasi muda saat ini adalah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi yang membawa dampak ganda. Di satu sisi membuka akses ilmu pengetahuan yang luas, namun di sisi lain juga membawa risiko masuknya nilai-nilai yang bertentangan dengan ajaran agama. “Di tengah kemajuan zaman ini, akhlakul karimah harus dijadikan benteng pertahanan diri. Tanpa akhlak yang baik, kecerdasan semata tidak akan memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh siswa untuk mengamalkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, rumah, maupun bermasyarakat. Hal ini meliputi sikap jujur, sopan santun, disiplin, bertanggung jawab, serta saling menghormati sesama. Menurutnya, generasi yang berilmu dan berakhlak akan mampu menyaring informasi dengan bijak serta memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang positif dan mendatangkan kebaikan.
Pihak KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara menyatakan komitmennya untuk terus menjalin sinergi dan kerja sama dengan lembaga pendidikan di wilayah binaan. Kegiatan seperti ini dinilai sangat strategis dalam mencegah dampak negatif pergaulan bebas dan budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai luhur bangsa. Diharapkan melalui pembinaan ini, lahir generasi muda yang cerdas, berilmu, dan tetap memegang teguh ajaran agama serta mampu menjadi penerus bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia. (DIH)