KUA Dayun Perkuat Layanan Umat, Evaluasi Kinerja dan Matangkan Program Strategis 2026
Daerah

KUA Dayun Perkuat Layanan Umat, Evaluasi Kinerja dan Matangkan Program Strategis 2026

  02 Feb 2026 |   21 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Siak (Humas) Jumat, (30/1/2026) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dayun terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Kepala KUA Najamudin, jajaran pegawai menggelar rapat evaluasi kinerja bulanan yang dirangkaikan dengan penyusunan arah program kerja tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di aula KUA Dayun ini menjadi forum penting untuk meninjau capaian layanan sepanjang bulan terakhir sekaligus merumuskan strategi penguatan pelayanan ke depan. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup kualitas bimbingan perkawinan, efektivitas layanan administrasi berbasis digital, serta peran aktif KUA dalam pembinaan umat melalui sinergi dengan tokoh dan organisasi keagamaan setempat.

Dalam arahannya, Najamudin menegaskan bahwa peningkatan akuntabilitas dan profesionalisme aparatur menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. “Masyarakat berhak mendapatkan layanan yang cepat, tepat, dan transparan. Karena itu, setiap program yang kita rancang harus benar-benar menjawab kebutuhan umat, bukan sekadar rutinitas,” tegasnya di hadapan peserta rapat.

Ia juga menekankan bahwa perencanaan tahun 2026 tidak hanya berorientasi pada administrasi, tetapi juga pada dampak nyata bagi kehidupan keagamaan masyarakat.

Dalam rancangan awal program 2026, KUA Dayun menetapkan sejumlah prioritas strategis, di antaranya: Penguatan moderasi beragama melalui penyuluhan dan dialog lintas elemen masyarakat guna menjaga kerukunan dan mencegah paham keagamaan yang ekstrem. Pendampingan keluarga sakinah, termasuk peningkatan kualitas bimbingan pranikah dan pembinaan pascanikah untuk menekan angka konflik rumah tangga. Optimalisasi peran penyuluh agama di desa-desa, agar layanan pembinaan umat menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.

Menurut Najamudin, evaluasi rutin seperti ini menjadi kunci agar program yang dijalankan tidak hanya berjalan, tetapi juga terukur keberhasilannya. “Kita ingin KUA hadir bukan hanya sebagai lembaga pencatat pernikahan, tetapi sebagai mitra umat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis,” tambahnya.. (Nj/Fz)

                         

Bagikan Artikel Ini

Infografis