Daerah
KUA Batanghari Genjot Literasi Zakat dan Digitalisasi Layanan
17 Jul 2025 | 53 | Penulis : PC APRI Lampung Timur | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Lampung Timur (Humas) — Dalam rangka memperkuat peran Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai pusat layanan keagamaan yang strategis, Kepala KUA Batanghari, H. Subhan, S.Ag., M.Sy., memberikan pengarahan internal kepada jajaran pegawainya pada Kamis (17/7/2025) di ruang kerjanya.
Pengarahan tersebut diikuti oleh tiga pegawai: Puspita Rini, S.E.I., Nurlailani, S.H.I., dan Subekti, S.H. Fokus utama pengarahan diarahkan pada penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) KUA, terutama di dua bidang prioritas: literasi dan advokasi zakat wakaf produktif serta peningkatan kapasitas digitalisasi data keagamaan.
H. Subhan menegaskan pentingnya kesadaran kolektif akan peran strategis KUA sebagai center of excellence dalam pelayanan umat. Ia juga menekankan bahwa zakat dan wakaf bukan sekadar kewajiban keagamaan, melainkan instrumen pemberdayaan ekonomi berbasis spiritual yang selaras dengan program prioritas Kementerian Agama.
“Kita tidak boleh hanya terpaku pada kerja administratif. Kita harus menjadi motor penggerak dalam peningkatan literasi zakat dan wakaf yang produktif. Selain itu, integrasi data digital keagamaan adalah keniscayaan di era transformasi pelayanan publik,” ujar Subhan tegas.
Sebagai tindak lanjut, H. Subhan menunjuk Nurlailani sebagai operator wakaf dan Subekti sebagai operator data wakaf. Keduanya bertugas mendukung pelaksanaan teknis serta koordinasi program zakat dan wakaf di tingkat kecamatan.
Puspita Rini menyambut baik langkah strategis ini. Menurutnya, arahan tersebut memberikan energi baru untuk meningkatkan kontribusi KUA dalam pelayanan keagamaan yang adaptif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Arahan ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus berinovasi. Penguatan literasi zakat dan wakaf produktif adalah jalan menuju kemandirian umat,” tuturnya.
Diharapkan, pengarahan ini akan mendorong peningkatan kinerja kelembagaan KUA Batanghari secara menyeluruh, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menjawab tantangan pelayanan keagamaan yang semakin dinamis.
Penulis: Lani
Editor: H. Kas