Kepala KUA Gunungsitoli Utara Apresiasi Kegiatan Khataman AlQuran MTs Islamic Centre Olora
15 Jan 2026 | 4 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Gunung Sitoli | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Gunungsitoli, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara, Amir Sidik Harefa, S.Pd.I., menghadiri kegiatan Khataman Al-Qur’an dan Mohon Doa Restu bagi siswa-siswi tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) Islamic Centre Olora, yang dilaksanakan pada Kamis, (15/01). Kegiatan ini berlangsung di lingkungan MTs Islamic Centre Olora dengan suasana khidmat, religius dan penuh kekeluargaan.
Acara khataman Al-Qur’an ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan para siswa dalam menyelesaikan pembelajaran membaca dan mengkaji Al-Qur’an selama masa pendidikan di madrasah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan spiritual bagi peserta didik, sekaligus momentum untuk memohon doa restu orang tua menjelang kelanjutan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, para guru dan tenaga pendidik MTs Islamic Centre Olora, orang tua dan wali siswa serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi yang baik antara madrasah, orang tua, dan Kementerian Agama dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan madrasah, khususnya di bidang keagamaan.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Gunungsitoli Utara Amir Sidik Harefa, S.Pd.I. menyampaikan apresiasi kepada pihak madrasah dan para guru atas dedikasi dan komitmennya dalam mendidik serta membimbing para siswa agar mencintai Al-Qur’an sejak dini. Ia menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, moral dan akhlak generasi muda di tengah tantangan perkembangan zaman.
Lebih lanjut, Amir Sidik Harefa juga mengingatkan para siswa agar tidak berhenti pada kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an semata, tetapi mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Al-Qur’an harus menjadi pedoman hidup yang tercermin dalam sikap, perilaku serta interaksi sosial, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.
Sementara itu, pihak madrasah melalui panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan khataman Al-Qur’an dan mohon doa restu ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memperkuat hubungan emosional antara siswa, orang tua, dan guru. Diharapkan melalui kegiatan ini, orang tua dapat terus memberikan dukungan dan motivasi kepada anak-anaknya dalam menempuh pendidikan dan mengamalkan ajaran Islam secara konsisten.
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh para siswa, doa bersama, serta nasihat keagamaan. Kegiatan ditutup dengan doa agar seluruh siswa MTs Islamic Centre Olora diberikan kemudahan, kesehatan dan keberkahan dalam melanjutkan pendidikan serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlakul karimah, berilmu dan bermanfaat bagi agama, bangsa dan negara. (DIH)