Kepala KUA dan APRI Bone Bolango Ikuti Rakerda Kemenag 2026, Perkuat Peran dalam Mempersiapkan Umat Masa Depan
News

Kepala KUA dan APRI Bone Bolango Ikuti Rakerda Kemenag 2026, Perkuat Peran dalam Mempersiapkan Umat Masa Depan

  20 Apr 2026 |   11 |   Penulis : Humas Cabang APRI Bone Bolango |   Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo

Bone Bolango, 20 April 2026 — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Bone Bolango bersama Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Bone Bolango mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Mempersiapkan Umat Masa Depan” ini digelar di Hotel Amaris, Kota Gorontalo, Senin (20/4).

Rakerda tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango, Alwin Rans Toma, serta secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Kaswad Sartono.

Dalam sambutannya, Alwin Rans Toma menegaskan pentingnya peran strategis KUA dan penghulu sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan di tengah masyarakat. Ia menyampaikan bahwa tantangan ke depan menuntut aparatur Kementerian Agama untuk tidak hanya memberikan layanan administratif, tetapi juga mampu menghadirkan pembinaan yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Melalui Rakerda ini, kita ingin menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat,” ujarnya.

Sementara itu, Kaswad Sartono dalam arahannya saat membuka kegiatan menekankan bahwa tema yang diangkat memiliki makna strategis dalam menghadapi perubahan zaman. Menurutnya, mempersiapkan umat masa depan tidak terlepas dari upaya membangun kehidupan beragama yang moderat, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan sosial.

Ia juga mendorong seluruh peserta untuk menjadikan Rakerda sebagai forum evaluasi program sekaligus ruang lahirnya inovasi dalam pelayanan keagamaan.

“Peran KUA dan penghulu sangat vital dalam membentuk karakter umat. Karena itu, diperlukan penguatan kapasitas, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir rumusan program kerja yang lebih terarah dan implementatif, serta memperkuat sinergi antara jajaran Kementerian Agama dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Bagikan Artikel Ini

Infografis