Ka KUA Silahisabungan Pimpin Rapat Koordinasi, Sampaikan Visi Strategis Pembinaan Umat
03 Sep 2025 | 183 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Silalahi, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Silahisabungan menggelar rapat koordinasi internal untuk mengevaluasi kinerja dan merumuskan strategi pelayanan yang lebih efektif. Dipimpin langsung oleh Kepala KUA, Saukum Piliang, S.H., rapat yang dilaksanakan di Ruangan Balai Nikah KUA pada Rabu, (03/09), ini dihadiri oleh seluruh jajaran, mulai dari Penghulu, Penyuluh Agama Islam (PAI), PLO (Petugas Layanan Operasional), hingga staf.
Rapat ini memiliki agenda yang terfokus pada empat poin utama. Pertama, pendataan rumah tangga binaan. Tujuan dari pendataan ini adalah untuk mengidentifikasi dan memetakan keluarga yang membutuhkan bimbingan agama dan sosial secara lebih intensif, memastikan setiap pembinaan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Kedua, evaluasi E-Kinerja. Saukum Piliang menekankan pentingnya akurasi dan ketepatan waktu dalam pengisian laporan E-Kinerja. Beliau mengingatkan bahwa sistem ini menjadi tolok ukur profesionalisme dan akuntabilitas setiap pegawai. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala teknis dan memastikan semua laporan mencerminkan kinerja nyata di lapangan.
Ketiga, penajaman kinerja dan keaktifan safari majelis taklim. Rapat ini juga membahas strategi untuk meningkatkan kualitas dan frekuensi kegiatan safari majelis taklim. KUA Silahisabungan berkomitmen untuk lebih proaktif dalam menjangkau masyarakat di pelosok-pelosok desa, menghidupkan majelis-majelis taklim sebagai pusat kajian dan pembinaan keagamaan.
Dalam arahannya, Ka KUA Saukum Piliang juga menyampaikan visi strategis KUA Silahisabungan sebagai "KUA terdepan di wilayah tepian Danau Toba". Beliau menekankan bahwa pelayanan KUA tidak hanya terbatas pada penduduk lokal, tetapi juga mencakup para wisatawan yang berkunjung ke Tao Silalahi.
"Pelayanan kita harus juga menyasar pembinaan rumah ibadah. Kita harus pastikan para wisatawan yang berkunjung ke sini merasa terfasilitasi dalam hal ibadah, sehingga mereka nyaman dan merasa dihargai," pungkasnya. (MHS/SP)