Ikhtiar Rohani dari Balik Jeruji: Sinergi KUA dan Polsek Tualang
23 May 2026 | 10 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Siak (Kemenag) – Sinergi antara Kantor Urusan Agama (KUA) Tualang dengan Mapolsek Tualang memasuki babak baru. Setelah Kepala KUA Tualang, Andri, didampingi Koordinator Penyuluh Agama Islam, Rinaldi, serta anggota Mawardi bermusyawarah dengan Kapolsek Tualang, Teguh Wiyono, di Pesantren Fataha, Maredan Barat beberapa waktu lalu, disepakati program kerja sama untuk Setahun ke depan.
"Ada Dua kegiatan yang akan kami lakukan bersama pihak Mapolsek Tualang, yaitu Bimbingan Rohani dan Mental (Bimrotal) di Mapolsek Tualang dan Subuh Keliling (Suling) ke masjid-masjid di Kota Perawang dan sekitarnya," jelas Kepala KUA Tualang, Andri, melalui Koordinator Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tualang, Rinaldi, Kamis (21/5/2026).
Sinergi ini akan dijalankan Empat kali dalam Sebulan dengan Dua agenda, yakni Bimrotal dan Suling. Sebagai narasumber, dilibatkan sejumlah penyuluh agama Islam dari KUA Tualang, yakni Nafrizal, Rinaldi, Nasrudin, Mawardi, dan M. Hafidz.
Kegiatan Bimrotal dijadwalkan berlangsung setiap Kamis bagi para tahanan di ruang tahanan Polsek Tualang. Sementara itu, kegiatan Suling dilaksanakan setiap Selasa.
Kapolsek Tualang, Teguh Wiyono, menyambut baik dan sangat mendukung sinergi antara Mapolsek Tualang dan KUA Tualang dalam upaya membina umat, baik secara jasmani maupun rohani.
"Kampanye keselamatan jasmani dipelopori oleh Mapolsek Tualang. Sementara untuk ikhtiar penyelamatan rohani disampaikan oleh pihak KUA Tualang melalui petugas penyuluh agama. Alhamdulillah, kami juga mendapatkan sambutan luar biasa dari para jemaah serta pengurus masjid dan musala yang kami datangi dalam kegiatan Suling ini," ujar Kapolsek yang turun langsung mengoordinasikan kegiatan tersebut.
Melalui kolaborasi lintas sektoral ini, Keduabelah pihak optimistis dapat menciptakan suasana wilayah yang lebih kondusif. Pendekatan persuasif melalui sisi religius dinilai mampu menyentuh kesadaran masyarakat secara lebih mendalam, terutama dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama dan perilaku taat hukum.
Bagi para tahanan di Mapolsek Tualang, program Bimrotal diharapkan menjadi momen refleksi diri agar mereka dapat kembali ke tengah masyarakat dengan perilaku yang lebih baik setelah masa tahanan berakhir.
Sementara itu, kegiatan Suling diharapkan mampu mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjadi wadah bagi penyuluh agama dalam menyampaikan pesan-pesan moral dan edukasi sosial secara langsung di akar rumput.
Dengan keberlanjutan program selama Setahun kedepan, sinergi antara KUA dan Mapolsek Tualang ini diharapkan dapat menjadi model inspiratif bagi sinergi instansi lainnya di Kabupaten Siak dalam upaya menjaga ketertiban umum dan kesejahteraan rohani masyarakat. (Rnd/Hd)
Tags: