Gubernur Lantik Pengurus DKM Masjid Raya Al Akbar Provinsi PBD, 2 Di antaranya Kepala KUA
05 Aug 2026 | 21 | Penulis : PC APRI KOTA SORONG | Publisher : Biro Humas APRI Papua Barat
Sorong, Hari selasa (04/08/2026) adalah hari bersejarah bagi masjid raya Al Akbar provinsi Papua Barat Daya, masjid yang menjadi icon di provinsi termuda ini untuk pertama kalinya, setelah berubah menjadi masjid provinsi di awal tahun 2025 memiliki pengurus baru, Dilantik langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya Bapak Elisa Kambu, S.Sos., di Aula Al Akbar Comvention Center (ACC).
Menariknya 2 diantara pengurus di bidang keagamaan dan peribadatan adalah kepala KUA Kemenag Sorong Kota, Abdul Syahab, Kepala KUA Sorong Timur, dan M. Yasin Ahmad, Kepala KUA Sorong Kota, bahkan Abdul Syahab didaulat untuk menjadi ketua panitia pelaksana dalam pelantikan tersebut.
Dalam Laporannya Abdul Syahab menyampaikan, "Kegiatan ini didanai dari urunan pengurus dan dari sumber dana yang tidak mengikat, saya sebagai pengurus dan juga Kepala KUA sangat berharap agar kepengurusan periode 2026-2031 ini bisa mewujudkan pengurus yang berintegritas, profesional, dan amanah, di wilayah saya ada 40an masjid dan musholla, berharap agar Keputusan Direktur Jenderal Bimas Islam Nomor DJ.II/802 Tahun 2014 tentang Standar Pembinaan Manajemen Masjid bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya". Ujarnya
Sambutan Gubernur Elisa Kambu, sesaat setelah pelantikan menyampaikan Amanahnya, "Masjid harus menjadi pelayan bagi ummat, jangan ada kepentingan kelompok, politik, pribadi, dll yang bisa menjadi perpecahan di dalam internal organisasi". Pungkasnya.
Sementara itu, Ketua terpilih H. Abdul Muthalib Salim menyampaikan, " Amanah besar ini akan ringan bila kita sama-sama memikul dengan penuh amanah dan integritas, 60 milyar yang menjadi target kita agar pembangunan ini segera rampung 100% akan kami targetkan sebelum kepengurusan ini selesai", dengan nada meyakinkan.
Pelantikan yang didahului dengan rapat kerja ini dibagi dalam 3 komisi, yang membahas AD/ART, Program kerja, dan Pembangunan ini, dihadiri oleh Wakil Gubernur PBD, Ketua MUI PBD, Senator DPD PBD, Ketua Ikadi, Ketua DKM Se Kota Sorong, Ketua Majelis Taklim dan lainnya.
Bergabungnya pegawai kemenag dalam struktur organisasi keagamaan menjadi penguat manajemen talenta yang merupakan sistem pengelolaan ASN yang bertujuan menyiapkan pegawai terbaik untuk mengisi jabatan strategis secara objektif berdasarkan sistem merit, bukan semata-mata berdasarkan masa kerja. Sistem ini mengidentifikasi pegawai berpotensi tinggi (high potential) dan berkinerja tinggi (high performance), kemudian memberikan pengembangan, penugasan, dan promosi secara terencana. (Mya)
baarakallh, semoga di bawah kepemimpinan pak haji talib bisa lebih berjaya... sukses selalu