Digitalisasi Wakaf, KUA Batanghari Amankan Aset Wakaf Tanah Yayasan Al Falahiyah
Informasi

Digitalisasi Wakaf, KUA Batanghari Amankan Aset Wakaf Tanah Yayasan Al Falahiyah

  28 Jan 2026 |   28 |   Penulis : PC APRI Lampung Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Lampung

Batanghari, Lampung Timur (Humas APRI)---

Penerbitan Akta Ikrar Wakaf (AIW) secara elektronik melalui aplikasi e-AIW di KUA Batanghari menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola wakaf sekaligus pengamanan aset wakaf milik umat. Rabu (28/01/2026), KUA Batanghari memfasilitasi ikrar wakaf tanah milik Yayasan Al Falahiyah Batanghari yang berlokasi di Desa Batangharjo melalui sistem digital.
Pelaksanaan e-AIW ini tidak hanya berorientasi pada kemudahan layanan, tetapi juga bertujuan melindungi aset wakaf agar memiliki kepastian hukum yang kuat dan terhindar dari potensi sengketa di kemudian hari. Dengan pencatatan wakaf secara elektronik, data wakaf tersimpan secara terintegrasi, akurat, dan dapat ditelusuri sebagai bentuk pengamanan administrasi dan hukum atas harta benda wakaf.
Kepala KUA Batanghari menyampaikan bahwa digitalisasi layanan wakaf merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan aset wakaf. “Pengamanan aset wakaf menjadi prioritas. Melalui e-AIW, tanah wakaf tercatat secara resmi sehingga tidak mudah dialihkan, diperjualbelikan, atau disalahgunakan,” ujarnya.
Operator e-AIW KUA Batanghari, Nurlailani, menjelaskan bahwa pendampingan ikrar wakaf melalui aplikasi e-AIW juga merupakan bagian dari edukasi kepada masyarakat dan nadzir tentang pentingnya tertib administrasi wakaf. “Pencatatan yang baik adalah kunci pengamanan aset wakaf agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Dengan terlaksananya penerbitan e-AIW wakaf tanah Yayasan Al Falahiyah ini, KUA Batanghari berharap aset wakaf di wilayah Kecamatan Batanghari semakin terlindungi, dikelola secara profesional, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi umat, sejalan dengan arah transformasi dan penguatan layanan keagamaan Kementerian Agama Republik Indonesia. ***(NL)

Bagikan Artikel Ini

Infografis