Densus 88 Kunjungi KUA Biru-Biru, Perkuat Sinergi Cegah Aliran Menyimpang dan Terorisme
14 Apr 2026 | 15 | Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Biru-Biru, — Aparat dari Densus 88 melakukan kunjungan ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Biru-Biru pada Selasa (14/04/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam upaya pencegahan penyebaran aliran sesat, ajaran menyimpang, serta potensi paham radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat.
Kedatangan tim Densus 88 disambut langsung oleh Kepala KUA Biru-Biru, Zulkifli Lubis, S.Ag., di ruang kerjanya. Turut hadir dalam rombongan aparat tersebut beberapa personel Densus 88 yang melakukan pendekatan persuasif dan dialogis sebagai bagian dari upaya deteksi dini di wilayah.
Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan berlangsung dengan diskusi yang konstruktif terkait langkah-langkah pencegahan, deteksi dini, serta penguatan peran KUA dalam memberikan edukasi keagamaan yang moderat dan sesuai dengan tuntunan syariat.
Perwakilan aparat Densus 88 dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pemantauan wilayah guna memastikan tidak adanya penyebaran paham radikalisme maupun ajaran yang menyimpang. Mereka juga menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas dan ketenteraman masyarakat.
Sementara itu, Zulkifli Lubis menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen KUA Biru-Biru dalam mendukung upaya pencegahan penyebaran ajaran menyimpang.
“Kami sangat menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk sinergi nyata antara aparat penegak hukum dan KUA. KUA sebagai garda terdepan pembinaan umat siap berkolaborasi dalam menjaga kehidupan beragama yang rukun, damai, dan jauh dari paham radikal,” ujarnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Penyuluh Agama KUA Biru-Biru, Burhan, S.Ag., yang menyampaikan bahwa hingga saat ini wilayah Kecamatan Biru-Biru dikenal kondusif dan belum pernah ditemukan adanya paham radikalisme maupun ajaran menyimpang.
“Sebagai putra daerah, sejak saya kecil hingga sekarang saya melihat langsung bahwa masyarakat Biru-Biru tetap menjaga nilai-nilai keagamaan yang moderat dan harmonis. Alhamdulillah, belum pernah ada indikasi berkembangnya paham radikal maupun aliran menyimpang di wilayah ini,” ungkapnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kerja sama yang berkelanjutan antara Densus 88 dan KUA Biru-Biru, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif.