APRI Kota Gorontalo Dukung Program “Nilai Syar’i” dan “Sicatin Mapan” dalam Rakerda Kemenag 2026
News

APRI Kota Gorontalo Dukung Program “Nilai Syar’i” dan “Sicatin Mapan” dalam Rakerda Kemenag 2026

  24 Apr 2026 |   31 |   Penulis : Humas Cabang APRI Kota Gorontalo |   Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo

Gorontalo, 23 April 2026 — Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Cabang Kota Gorontalo, Masri Ibrahim Domili, menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo Tahun 2026 yang digelar di Grand Q Hotel Gorontalo, Kamis (23/4).

Rakerda yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna, S.Ag., M.H., ini dihadiri oleh para Kepala Seksi, Kepala KUA, Kepala Madrasah, Ketua APRI, Ketua IPARI, serta seluruh stakeholder Kemenag se-Kota Gorontalo. Tahun ini, Rakerda mengusung tema *“Mempersiapkan Ummat Masa Depan”*.

Dalam forum tersebut, Ketua APRI Kota Gorontalo menyatakan dukungan penuh terhadap dua program unggulan Kemenag Kota Gorontalo, yakni **“Nilai Syar’i” (Nikah Balai yang Syahdu, Ramah, dan Indah)** serta **“Sicatin Mapan” (Aksi Calon Pengantin Menanam Pohon untuk Masa Depan)**.

Menurut Masri Ibrahim Domili, program *Nilai Syar’i* merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pernikahan di KUA agar lebih humanis, profesional, dan tetap berlandaskan syariat.

“APRI siap menggerakkan seluruh penghulu agar layanan nikah di KUA benar-benar syahdu secara syariat dan ramah secara pelayanan. Mulai dari penyambutan calon pengantin, prosesi akad yang khidmat, hingga penataan balai nikah yang bersih dan indah,” ujarnya.

Sementara itu, program *Sicatin Mapan* dinilai sebagai inovasi yang tidak hanya menyentuh aspek keluarga, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan. Ia menegaskan bahwa peran penghulu tidak hanya sebatas pencatatan nikah, tetapi juga pembinaan keluarga yang berkelanjutan.

“Nikah bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab merawat bumi. Setiap pasangan calon pengantin akan menanam satu pohon sebagai simbol keberlanjutan. Ini menjadi sedekah oksigen bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Dalam Rakerda tersebut, disepakati bahwa program penanaman pohon oleh calon pengantin akan diintegrasikan dalam alur layanan KUA. Setelah proses pendaftaran nikah dan mengikuti bimbingan perkawinan, calon pengantin diarahkan untuk menanam pohon di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Kepala Kantor Kemenag Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna, menyambut baik dukungan dari APRI dan menegaskan pentingnya peran penghulu sebagai ujung tombak pelayanan Kemenag di masyarakat.

“Melalui program Nilai Syar’i, kita menjaga marwah layanan pernikahan. Sementara melalui Sicatin Mapan, kita turut menjaga kelestarian lingkungan. Keduanya merupakan bagian dari tanggung jawab kita kepada umat dan masa depan,” ungkapnya.

Rakerda ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk mendukung dan mengimplementasikan program-program Kementerian Agama Kota Gorontalo secara optimal demi terwujudnya pelayanan yang lebih baik dan berdampak luas bagi masyarakat.

Bagikan Artikel Ini

Infografis