34 Penghulu Tuban Diterjunkan Menikahkan Ratusan Pengantin di Malem Songo
20 Mar 2026 | 32 | Penulis : APRI Pusat | Publisher : APRI Pusat
Tuban (Humas PP APRI) - Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tuban menerjunkan 34 Penghulu melayani pernikahan 369 pengantin di malem songo yaitu malam ke-29 di bulan Ramadhan kemarin. (20/03/2026)
Malem Songo yang sudah menjadi tradisi lama yang dipegangi sebagian besar masyarakat di Tuban untuk hajatan pernikahan menjadi malam yang spesial bagi ratusan pengantin tersebut, pasalnya menurut tradisi yang sudah turun temurun itu masyarakat Tuban menganggapnya sebagai hari yang baik.
Pada momen tersebut kemarin Kepala Kantor Kemenag Tuban menerjunkan 34 Penghulu untuk bertugas menghadiri dan mencatat pernikahan mereka. Umi Kulsum, Kepala Kemenag Tuban mengatakan bahwa tradisi ini sudah berjalan lama dan turun temurun. Bagi masyarakat Tuban malam songo tidak hanya dianggap sebagai hari baik tetapi juga dipilih sebagai malam berkah mengambil malam ganjil atau terakhir dari Ramadhan, tuturnya.
Sebagaimana dikonfirmasi, ia menambahkan bahwa dalam pelaksanaan kemarin terdapat 369 pengantin yang melangsungkan pernikahan di malam songo, menurutnya kendati masih terdapat ratusan pengantin yang menikah namun tahun ini menurun dibanding dengan tahun 2025. Sebagai informasi di tahun 2025 jumlah pengantin yang menikah ada 438 pasang.
Oleh karena jumlah penghulu yang tersebar di 20 kecamatan di Tuban hanya 34 personil, maka seluruh penghulu kemarin diinstruksikan oleh pemimpin perempuan ini untuk ikut turun semua melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik. Bahkan dia meminta kepada para penghulu untuk membantu KUA lain yang kekurangan, pihaknya telah menerbitkan beberapa surat tugas dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal di malam songo tersebut.
Kepala Seksi Bimbingan masyarakat Islam, Masyhari tatkala dikonfirmasi menyampaikan bahwa para penghulu yang telah diberi tugas oleh Kepala Kemenag Tuban telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Tuban. "Alhamdulillah, pelaksanaan nikah malem songo kemarin dalam pantauannya berjalan lancar dan tidak ada kendala.
Iswoyo, (panggilan akrabnya), salah satu penghulu yang menjadi kepala KUA Jenu dan plt. kepala KUA Tuban ketika ditanya perihal pelaksanaan menghadiri pernikahan di malam ke-29 kemarin juga menunjukkan ekspresinya. Ia merasa haru sekaligus bangga bisa menjadi bagian dari peristiwa istimewa yang menjadi tradisi masyarakat Tuban ini. Ia mengatakan bahwa untuk menyiapkan pernikahan tersebut ia telah menata jadwal sedemikian rupa dan telah melakukan komunikasi dengan pihak pengantin seminggu sebelumnya, sehingga pelaksanaan nikah berjalan dengan baik dan tetap sakral. (ais)