Waspada Doktrin Khilafah Lewat Game Online, Densus 88 Sambangi KUA Mayamuk
Daerah

Waspada Doktrin Khilafah Lewat Game Online, Densus 88 Sambangi KUA Mayamuk

  07 Jan 2026 |   317 |   Penulis : PC APRI Kabupaten Sorong |   Publisher : Biro Humas APRI Papua Barat

MAYAMUK 07/01/2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, menerima kunjungan khusus dari Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Papua Barat Daya. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya penyebaran paham radikalisme serta ideologi khilafah yang kini mulai menyasar anak-anak remaja melalui media game online.

​Modus Baru Melalui Dunia Digital

​Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Densus 88 mengungkapkan bahwa kelompok radikal kini semakin cerdik dalam merekrut anggota. Jika dulu penyebaran paham dilakukan secara tatap muka, kini mereka memanfaatkan platform digital yang sangat dekat dengan keseharian generasi muda, yakni permainan daring (game online).

​Pihak Densus 88 menjelaskan beberapa poin penting terkait ancaman ini:

  • Infiltrasi Konten: Adanya narasi atau simbol-simbol yang mengarahkan pada ideologi kekerasan di dalam fitur percakapan (chat) game.
  • Target Rentan: Sasarannya adalah anak usia sekolah dan remaja yang secara emosional masih dalam tahap pencarian jati diri.
  • Normalisasi Kekerasan: Game yang menyisipkan doktrin radikal seringkali mengemas kekerasan sebagai bentuk perjuangan, sehingga anak-anak perlahan menganggap hal tersebut sebagai hal yang wajar.

​Peran KUA dan Penyuluh Agama

​Kepala KUA Mayamuk Edi Suroso menyambut baik langkah preventif ini. Mengingat KUA bersentuhan langsung dengan masyarakat dan memiliki penyuluh agama hingga ke tingkat kampung, informasi ini dinilai sangat krusial untuk diteruskan kepada para orang tua.

​"Kami sangat mengapresiasi langkah Densus 88. Ini adalah peringatan bagi kita semua bahwa pengawasan terhadap gadget anak bukan lagi soal durasi bermain saja, tapi juga konten dan dengan siapa mereka berinteraksi di dalam game tersebut," ujar pihak KUA.

​Langkah Antisipasi ke Depan

​Melalui sosialisasi ini, diharapkan para orang tua dan tenaga pendidik di wilayah Mayamuk lebih waspada jika melihat perubahan perilaku pada anak, seperti menjadi lebih tertutup atau mulai menggunakan istilah-istilah yang menjurus pada kebencian dan kekerasan.

​Densus 88 dan KUA Mayamuk berkomitmen untuk terus bersinergi dalam menjaga kondusivitas di Papua Barat Daya, memastikan generasi muda tetap setia pada Pancasila dan terhindar dari pengaruh ideologi berbahaya yang dapat memecah belah bangsa.


Editor : Ruslan

Bagikan Artikel Ini

Infografis