Silaturahmi Berbasis Ekoteologi: PLT KUA Kecamatan Minas Bertemu Tokoh Masyarakat
12 Feb 2026 | 13 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Siak (Humas) Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, KUA Kecamatan Minas menggelar kegiatan silaturahmi bersama tokoh masyarakat dalam balutan konsep ekoteologi, yang memadukan nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan umat. Rabu (11/02/2026)
Kegiatan yang berlangsung di area perkebunan dan kolam pemancingan milik tokoh masyarakat setempat ini menghadirkan suasana alam terbuka yang hangat dan penuh keakraban. Mengusung tema “Ukhuwah dan Ekoteologi untuk Ketahanan Pangan Umat”, acara ini menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan sekaligus mendorong kesadaran kolektif tentang pentingnya peran agama dalam menjaga kelestarian alam.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala KUA Kecamatan Minas, Subambang Isya Anshari, beserta seluruh staf KUA. Turut hadir pula Kasi Kesejahteraan Sosial Kantor Camat Minas, Wismardy, Ketua BP4 Kecamatan Minas, Darwin Rabbani, serta H. Ilham Syafi’i, tokoh masyarakat sekaligus pemilik area perkebunan yang menjadi lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Subambang Isya Anshari menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan bagian dari upaya nyata menyosialisasikan program ekoteologi Kementerian Agama.
“Ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga alam adalah bagian dari ibadah. Melalui penguatan ketahanan pangan berbasis masyarakat, kita tidak hanya menyiapkan kebutuhan dunia, tetapi juga menanam nilai tanggung jawab spiritual terhadap ciptaan Allah,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, H. Ilham Syafi’i juga menyambut hangat kegiatan tersebut. Ia berharap konsep ekoteologi dapat terus dikembangkan di Minas sebagai gerakan bersama yang membawa manfaat luas. “Kami mendukung penuh program Kementerian Agama. Semoga kegiatan seperti ini memperkuat persatuan sekaligus menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan bangsa,” tuturnya.
Silaturahmi berbasis ekoteologi ini diharapkan menjadi langkah awal gerakan bersama yang menyatukan nilai spiritual, kepedulian lingkungan, dan kemandirian pangan demi ketahanan umat di masa depan. (MA/Fz)