Sampaikan Tausiyah Walimatussafar, Kepala KUA Tanah Putih Ingatkan JCH Selalu Bersyukur
05 May 2025 | 121 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Rokan Hilir (Humas) - Kepala Kantor Urusan Agama (Ka. KUA) Kecamtan Tanah Putih, H. Ahmad Asyura kembali diamanahkan untuk mengisi tausiyah dalam acara walimatus safar (syukuran keberangkatan) di kediaman salah seorang Jemaah Calon Haji (JCH), Abdurrahman beserta Istri Dewi Handayani Indah yang beralamat di KM. 22 Menggala Sempurna, Sabtu (03/05/2025) Pukul 13.30 WIB.
Diawal tausiyahnya, H. Ahmad Asyura menceritakan tentang sejarah pembangunan kembali bangunan ka’bah oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Isma’il atas perintah Allah SWT, bahkan dalam proses meninggikan bangunan ka’bah tersebut, Allah SWT menurunkan sebuah batu sebagai pijakan yang dapat melayang seperti lift untuk membantu Nabi Ibrahim dalam proses pembangunan Ka’bah yang mencapai ketinggian hingga 15 Meter. Batu tersebut atas seizin Allah pun masih ada hingga sekarang dan dikenal dengan sebutan “Maqom Ibrahim”.
Selanjutnya beliau juga memaparkan, para JCH Kabupaten Rokan Hilir khususnya asal Kecamatan Tanah Putih yang Insya Allah akan menunaikan ibadah haji pada tahun ini hendaknya dapat selalu bersyukur karena diberikan kesempatan oleh Allah untuk dapat berangkat ke tanah suci mendahului umat muslim lainnya yang juga memiliki keinginan yang sama.
“Hal ini dapat terjadi karena Bapak Abdurrahman dan Ibu Dewi Handayani (JCH) memiliki niat yang tulus yang dibarengi dengan ikhtiar dan kemudian Allah pun memberikan kemudahan untuk dapat berangkat ke tanah suci,” tukas Asyura.
Dalam kesempatan tersebut, Ia juga sempat menceritakan kisah seorang tukang becak yang dalam keterbatasannya dapat berangkat menunaikan ibadah haji berkat niat dan ketulusannya. Dengan niat dan ketulusannya, tukang becak tersebut menggratiskan ongkos naik becaknya setiap hari Jum’at seraya memohon kepada Allah agar dirinya dapat berangkat ke tanah suci. Pada akhirnya atas izin Allah tukang becak tersebut pun bertemu dengan seorang dermawan yang berbaik hati memberangkatkannya ke tanah suci karena terkesan dengan niat dan ketulusannya itu.
“Ibadah haji merupakan panggilan Allah yang telah termaktub dalam Al-Qur’an, karena itu tidak ada alasan bagi seorang muslim tidak dapat menunaikan ibadah haji karena belum ada panggilan. Hanya saja mungkin kesempatannya saja yang belum ada,” imbuhnya.
“Kita semua berkesempatan untuk dapat berangkat haji asalkan punya niat, ikhtiar dan ditambah dengan doa,” pungkasnya.
Acara berlangsung khidmat serta penuh haru dan bahagia. Tampak hadir dalam acara tersebut, Penghulu Menggala Sempurna, Khoironsyah Barumun beserta para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Setelah seluruh rangkaian acara inti selesai dilaksanakan, selanjutnya para tamu dipersilahkan untuk menikmati jamuan yang telah disediakan. (Taufik/Humas)