Memahami WFH, Work From Anywhere, dan Libur: KUA Kota Tengah Tetap Konsisten Layani Masyarakat
Daerah

Memahami WFH, Work From Anywhere, dan Libur: KUA Kota Tengah Tetap Konsisten Layani Masyarakat

  10 Apr 2026 |   138 |   Penulis : Biro Humas APRI Gorontalo |   Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo

Kota Tengah, 10 April 2026 — Di tengah transformasi dunia kerja yang semakin fleksibel dengan hadirnya konsep Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere, sektor pelayanan publik di Kecamatan Kota Tengah tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Hal ini tercermin dari dedikasi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Tengah, Marton Abdurrahman, bersama Penghulu Harun Harmain, yang terus konsisten menjalankan tugas pelayanan, baik secara langsung maupun melalui pemanfaatan teknologi digital.

Dalam keterangannya, Marton menegaskan bahwa fleksibilitas kerja tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Justru sebaliknya, kondisi tersebut menjadi peluang untuk menghadirkan layanan yang lebih efektif dan mudah diakses.

“Sebagai pelayan masyarakat, kami memahami pentingnya layanan yang cepat, tepat, dan terjangkau. Tidak ada alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan karena adanya kebijakan WFH atau Work From Anywhere. Kami justru memanfaatkan teknologi untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujarnya.


Marton menjelaskan bahwa KUA Kota Tengah tetap membuka layanan secara langsung untuk berbagai kebutuhan administrasi keagamaan, seperti pencatatan pernikahan, pengelolaan kemasjidan, wakaf, serta layanan keagamaan lainnya. Di sisi lain, layanan berbasis daring juga terus dioptimalkan guna memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu dan jarak.

Sementara itu, Harun Harmain menekankan bahwa keberlanjutan pelayanan merupakan prioritas utama, terutama dalam tugas-tugas penghulu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Meskipun ada pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah, peran penghulu tetap menuntut kehadiran di tengah masyarakat. Kami juga menjaga keseimbangan antara kerja dan istirahat, namun pelayanan tidak boleh terhenti,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa KUA Kota Tengah telah menyiapkan sistem layanan jaga, termasuk pada hari libur, guna memastikan kebutuhan mendesak masyarakat tetap dapat terlayani. Bahkan, beberapa layanan kini dapat dilakukan secara virtual sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman.

Dengan strategi tersebut, KUA Kota Tengah berhasil menjawab tantangan perubahan pola kerja tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik. Komitmen ini menjadi bukti bahwa inovasi dan dedikasi dapat berjalan beriringan dalam memberikan pelayanan terbaik.

Kesimpulannya, meskipun dunia kerja terus mengalami perubahan, semangat pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Hal ini sebagaimana ditunjukkan oleh kepemimpinan Marton Abdurrahman bersama Harun Harmain yang terus menjaga kualitas layanan dengan profesionalisme dan tanggung jawab tinggi.

Bagikan Artikel Ini

Infografis