Kepala KUA Kecamatan Mandau Ajak Calon Pengantin Siapkan Ilmu Berumah Tangga Menuju Keluarga Bahagia
07 May 2025 | 136 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Bengkalis
(Humas) Kepala Kantor Urusan Agama
Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Saim, memberikan bimbingan penyuluhan
pranikah kepada 3 pasang calon pengantin yang sering disebut dengan Bimbingan
Perkawinan Mandiri yang di laksanakan di Aula Kantor KUA Kecamatan Mandau.
Senin (05/05/2025)
Kegiatan bimbingan perkawinan ini merupakan
program Kementerian Agama RI, berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Bimas Islam
Nomor 189 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Bimbingan Perkawinan bagi Calon
Pengantin.
“Berapa pun pasangan catin yang hadir, tetap
kita laksanakan Bimwin Mandiri sesuai rencana kegiatan. Sebab peserta yang
hadir fluktuatif, kadang banyak, kadang pula hanya satu pasang," lanjut
beliau.”
Kepala KUA Kecamatan Mandau Saim,
menjelaskan pesan kepada catin akan tujuan dari melakukan bimbingan perkawinan,
diantaranya adalah " Tujuan bimbingan perkawianan adalah 1). memberi
bimbingan dan keterampilam hidup rumah tangga, 2). menyiapkan mental calon
pengantin sebelum membina rumah tangga, 3) menjaga kesehatan reproduksi dan 4).
mengelola konflik dan ketahanan keluarga. Ujarnya
Menikah bukan hanya bersatunya dua insan
manusia saja tetapi dua keluarga besar jadi di dalam pernikahan sudah tentu
pasti banyak warna-warni kehidupan yang akan dilalui, kita harus tau penyebab
dari keretakan berumah tangga, Seiring dengan itu ia menjelaskan akan
faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perceraian, diantaranya yaitu 1).
perkawinan dini, 2) ekonomi keluarga, 3) cemburu yang berlebihan, 4) pasangan
tidak sekufu, 5) perselingkuhan, 6) ada kesibukan masing-masing sehingga tidak
sempat mengatur waktu.
Dalam bimbingan, Saim memberikan materi
tentang pentingnya membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah serta
memberikan arahan mengenai hak dan kewajiban suami istri dalam pernikahan. Ia
berharap agar setiap calon pengantin dapat menjalani kehidupan pernikahan yang
harmonis dengan landasan agama yang kuat.
“Kami berharap bimbingan perkawinan ini dapat membantu calon pengantin dalam memahami peran masing-masing dan membangun keluarga yang bahagia dan berkualitas dan kegiatan ini kita adakan setiap hari Senin sampai dengan Kamis, tanpa melihat berapa jumlah peserta yang hadir," ujarnya