Kepala KUA Kec. Bantan Hadiri Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami’ Bantan Air
Daerah

Kepala KUA Kec. Bantan Hadiri Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami’ Bantan Air

  26 Jan 2026 |   17 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Bengkalis (Humas) Pemerintah Desa Bantan Air melaksanakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada Minggu, (25/01/2026, pukul 08.00 WIB, bertempat di Masjid Jami’ Bantan Air. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh masyarakat setempat.

Acara menghadirkan Ustadz Awaludin Hasibuan sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa shalat lima waktu merupakan kewajiban utama umat Islam yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun. Menurutnya, shalat adalah tiang agama dan menjadi amal pertama yang akan dihisab kelak.

Ustadz Awaludin juga mengingatkan bahwa pendidikan shalat harus dimulai dari lingkungan keluarga, khususnya kepada anak-anak sejak usia dini. Orang tua memiliki peran besar dalam membentuk kebiasaan ibadah agar tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, beliau turut membahas tentang ketaatan istri kepada suami dalam bingkai rumah tangga Islami, selama tidak bertentangan dengan syariat. Ketaatan tersebut, menurutnya, menjadi salah satu kunci terciptanya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Acara ini dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Bantan H. Nasuha, serta Pemerintah Desa Bantan Air yang diwakili oleh Sekretaris Desa, Nasikun, bersama tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekdes Nasikun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Peringatan Isra Mikraj ini hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah kita, terutama shalat lima waktu. Apa yang disampaikan penceramah tadi sangat relevan untuk diterapkan dalam keluarga dan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Desa Bantan Air untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menanamkan pendidikan agama sejak dini kepada anak-anak sebagai bekal masa depan.

Acara ditutup dengan doa bersama, dengan harapan semoga nilai-nilai Isra Mikraj dapat diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berkeluarga.

Bagikan Artikel Ini

Infografis