GEBER MAS KUA Pancur Batu: Bersih Masjidnya, Nyaman Ibadahnya
Daerah

GEBER MAS KUA Pancur Batu: Bersih Masjidnya, Nyaman Ibadahnya

  10 Aug 2026 |   14 |   Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Deli Serdang (Humas) — Kebersihan masjid bukan hanya tanggung jawab pengurus, tetapi menjadi kepedulian bersama seluruh jamaah. Semangat tersebut diwujudkan melalui Gerakan Bersih-Bersih Masjid (GEBER MAS) di Masjid Ali Imran, Desa Baru, Kecamatan Pancur Batu, Senin (10/8/2026).

Kegiatan GEBER MAS dipimpin Kepala KUA Kecamatan Pancur Batu H. Ilyas, bersama Ketua BKM Masjid Ali Imran Tukiman, Ketua MUI Kecamatan Pancur Batu Al Ustad Irwan, S.Pd.I, tokoh masyarakat Pak Misdi, serta jamaah masjid.

Mengusung tema “Bersih Masjidnya, Nyaman Ibadahnya,” kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan masjid yang bersih dan nyaman, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian jamaah untuk bersama-sama menjaga kebersihan rumah ibadah.

Kepala KUA Kecamatan Pancur Batu, H. Ilyas, mengatakan bahwa kebersihan masjid merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana ibadah yang nyaman bagi masyarakat. Karena itu, GEBER MAS diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan bersih-bersih, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang terus dilakukan oleh jamaah.

“Masjid adalah rumah ibadah dan rumah bersama. Karena itu, kebersihannya juga menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar H. Ilyas.

Menurutnya, keterlibatan tokoh masyarakat, MUI, BKM, dan jamaah menunjukkan bahwa menjaga kebersihan masjid dapat dilakukan melalui semangat gotong royong. Sementara itu, Ketua BKM Masjid Ali Imran, Tukiman, menyambut baik pelaksanaan GEBER MAS. Menurutnya, keterlibatan jamaah dalam menjaga kebersihan akan semakin memperkuat rasa memiliki terhadap masjid.

“Kalau jamaah ikut menjaga kebersihan, tentu masjid akan lebih terawat dan nyaman digunakan untuk beribadah maupun kegiatan keagamaan,” katanya.

Ketua MUI Kecamatan Pancur Batu, Al Ustad Irwan, S.Pd.I, juga turut mendukung gerakan tersebut. Menurutnya, kebersihan lingkungan masjid merupakan bagian dari upaya menciptakan tempat ibadah yang nyaman sekaligus membangun kepedulian masyarakat. Kegiatan GEBER MAS berlangsung dalam suasana kebersamaan. Unsur KUA, BKM, MUI, tokoh masyarakat, dan jamaah bersama-sama membersihkan lingkungan Masjid Ali Imran.

Tokoh masyarakat Pak Misdi menilai kegiatan tersebut memiliki nilai positif karena mampu mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam satu kegiatan yang bermanfaat.

“Yang penting bukan hanya masjidnya bersih hari ini, tetapi bagaimana setelah ini jamaah semakin peduli dan ikut menjaganya,” ujarnya.

Hal tersebut menjadi salah satu dampak utama yang diharapkan dari GEBER MAS. Kebersihan masjid tidak cukup dilakukan melalui kegiatan sesekali, tetapi perlu dibangun menjadi budaya bersama.

Jamaah diharapkan semakin sadar untuk membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan masjid, merawat fasilitas, serta ikut menciptakan suasana rumah ibadah yang nyaman. GEBER MAS juga menjadi bentuk kehadiran Kementerian Agama yang dekat dengan masyarakat. Melalui KUA, program keagamaan tidak hanya diwujudkan dalam pelayanan administratif, tetapi juga melalui gerakan sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Gerakan tersebut sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam menghadirkan program yang berdampak dan mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta rumah ibadah. Dari Masjid Ali Imran, GEBER MAS diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi gerakan bersama. Masjid yang bersih akan menciptakan kenyamanan bagi jamaah, sementara kepedulian yang tumbuh akan membuat kebersihan dapat terjaga secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, pesan GEBER MAS sederhana namun bermakna: ketika masjid bersih, jamaah nyaman; ketika kepedulian tumbuh, rumah ibadah akan semakin terawat.

Bersih Masjidnya, Nyaman Ibadahnya.

 

Bagikan Artikel Ini

Infografis